Jumat, 05 November 2010

Persija Istirahat Sepekan, Kompetisi Diliburkan Jelang AFF 2010

JakOnline-Team Persija Jakarta saat ini menjalani masa istirahat selama sepekan dan akan kembali menggelar latihannya pada hari Rabu, 10 November 2010 di GOR Ciracas Jakarta Timur, berdasarkan jadwal ISL 2010/2011 yang dirilis oleh PT. Liga Indonesia, Persija baru akan menjalani partai lanjutannya di ISL pada tanggal 2 Januari 2011 menghadapi PKT Bontang di Stadion Mulawarman, Bontang, Kalimantan Timur yang merupakan partai kedelapan Persija Jakarta di ISL 2010/2011.

Kompetisi ISL sendiri praktis akan terhenti selama 2 bulan hingga Januari 2011 akibat adanya pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia oleh PSSI melalui Badan Tim Nasional untuk bersiap menghadapi kejuaraan AFF, Indonesia sendiri pada pesta sepakbola dua tahunan Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) ini nantinya akan menjadi tuan rumah yang diselenggarakan pada tanggal 1-29 Desember 2010 mendatang di Jakarta dan juga di kota Hanoi, Vietnam.

Timnas Indonesia akan berjumpa dengan Thailand dan Malaysia pada babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010 yang diselenggarakan di Jakarta, sedangkan di Grup B, tuan rumah Vietnam ditantang Singapura dan Myanmar. Selain Indonesia, Thailand dan Malaysia, akan turut bergabung di penyisihan Grup A tim pemenang atau juara dari babak kualifikasi yang digelar lebih dulu di Laos pada 16-24 Oktober 2010. Sedangkan runner-up dari hasil kualifikasi Laos akan bergabung di Grup B. Empat negara yang bersaing di babak kualifikasi ini adalah Laos, Kamboja, Timor Leste dan Filipina.

Persija Jakarta sendiri akan berkontribusi untuk squad Tim Nasional Indonesia dengan 4 pemainnya, yaitu Bambang Pamungkas, Toni Sucipto, M. Nasuha dan Oktavianus yang segera akan menjalani pemusatan latihan dipimpin oleh pelatih Tim Nasional Indonesia, Alfred Riedl.



Sumber : Jak Online
Selengkapnya...

Kamis, 04 November 2010

Darmawan (RD), mengaku sempat menerapkan strategi yang kurang tepat bagi timnya saat bermain imbang tanpa gol melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (3/11/2010).



"Imbang di kandang bukan hasil yg baik. Kami terlalu mengikuti gaya permainan mereka. Anak-anak sudah berusaha. Kami juga memiliki beberapa peluang yang cukup bagus seperti dari Greg Nwokolo dan sebuah tembakan bebas," jelas Rahmad seusai pertandingan. 

"Memang saya sempat salah strategi. Saya menempatkan tiga gelandang pada babak pertama. Namun, kami justru sulit mengembangkan permainan. Pada babak pertama, kami bermain dengan pola 4-3-3. Strategi itu tidak jalan sehingga saya menggantinya dengan pola 4-4-2.

Harusnya, saya menggunakan strategi 4-4-2 semenjak awal. Saya salah prediksi. Selamat untuk pelatih Ivan Kolev karena timnya bermain baik," lanjutnya. 



Di babak kedua, "Macan Kemayoran" memang tampil lebih baik daripada babak sebelumnya. Bambang Pamungkas dkk bahkan sempat memiliki peluang menaklukkan tamunya karena unggul jumlah pemain menjelang laga usai. Sayang, Persija gagal memanfaatkannya setelah skor imbang tanpa gol bertahan hingga laga usai.

Tambahan satu poin membuat Persija duduk di peringkat keempat dengan mengoleksi 14 poin.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

RD Sempat Salah Atur Strategi


Darmawan (RD), mengaku sempat menerapkan strategi yang kurang tepat bagi timnya saat bermain imbang tanpa gol melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (3/11/2010).



"Imbang di kandang bukan hasil yg baik. Kami terlalu mengikuti gaya permainan mereka. Anak-anak sudah berusaha. Kami juga memiliki beberapa peluang yang cukup bagus seperti dari Greg Nwokolo dan sebuah tembakan bebas," jelas Rahmad seusai pertandingan. 

"Memang saya sempat salah strategi. Saya menempatkan tiga gelandang pada babak pertama. Namun, kami justru sulit mengembangkan permainan. Pada babak pertama, kami bermain dengan pola 4-3-3. Strategi itu tidak jalan sehingga saya menggantinya dengan pola 4-4-2.

Harusnya, saya menggunakan strategi 4-4-2 semenjak awal. Saya salah prediksi. Selamat untuk pelatih Ivan Kolev karena timnya bermain baik," lanjutnya. 



Di babak kedua, "Macan Kemayoran" memang tampil lebih baik daripada babak sebelumnya. Bambang Pamungkas dkk bahkan sempat memiliki peluang menaklukkan tamunya karena unggul jumlah pemain menjelang laga usai. Sayang, Persija gagal memanfaatkannya setelah skor imbang tanpa gol bertahan hingga laga usai.

Tambahan satu poin membuat Persija duduk di peringkat keempat dengan mengoleksi 14 poin.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Sriwijaya FC Tahan Persija Tanpa Gol


JAKARTA—Laga lanjutan kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia yang mempertemukan tuan rumah Persija Jakarta dengan Sriwijaya FC di stadion GBK, Rabu (3/11), berkesudahan imbang tanpa gol.

Jalannya pertandingan kedua tim sudah berlangsung ketat sejak babak pertama. Kubu tuan rumah mendapat perlawanan sengit tim Laskar Wong Kito. Jual beli serangan kerap terjadi dalam laga yang sempat tertunda karena hujan ini.

Pada babak kedua, Macan Kemayoran mulai mendominasi laga. Serangan demi serangan terus dilakukan Greg Nwakolo dkk. Babak kedua baru berjalan dua menit, Persija nyaris mencploskan bola ke gawang lawan. Tendangan bola mati Oliver Makor hanya membentur tiang gawang SFC yang dikawal Ferry Rotinsulu.

Memasuki pertengahan babak kedua pelatih Persija, Rahmad Darmawan menambah daya gedor Persija dengan memasukkan striker anyar asal Singapura Agu Casmir menggantikan gelandang lincah Otavianus pada menit ke-63.

Melihat usahanya belum membuahkan hasil, Rahmad kembali memasukan striker. Bambang Pamungkas ditarik keluar dan digantikan Aliyudin. Memasuki akhir babak kedua, tim asuhan pelatih Ivan Kolev harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain belakang Thiery Gatushi menerima kartu kuning kedua setelah mengganjal Greg Nwakolo.

Disisa waktu yang ada Persija berusaha memecah kebuntuan, namun sayang hingga laga usai, skor kacamata tidak berubah.



Sumber : www.bolaliar.com
Selengkapnya...

Selasa, 02 November 2010

PREDIKSI BOLA ISL : PERSIJA VS SRIWIJAYA FC


USAI melakoni laga big match melawan Persib, Rabu (3/11) ini Persija kembali kedatangan tim yang tak kalah hebatnya yaitu Sriwijaya FC.

Laga yang tak ubahnya seperti partai reuni ini diprediksi bakal berlangsung ketat. Maklum dalam partai sarat gengsi ini banyak dihuni pemain yang pernah membela kedua tim.

Menghadapi Sriwijaya FC, Persija dipastikan kehilangan empat pemain yaitu Precious, Samsul Khaerudin, Ismed Sofyan dan M. Nasuha. Precious dan Samsul harus absen karena akumulasi kartu. Sementara Ismed Sofyan dan M. Nasuha hingga kini masih dalam proses penyembuhan cederanya.

Namun Persija beruntung musim ini memiliki tim yang komplet. Hampir semua pemainnya bisa menjadi starter. Pelatih Rahmad Darmawan juga bersyukur pemain lainnya dalam kondisi bagus dan siap bermain menghadapi SFC.

Untuk mengganti Precious, RD diprediksi akan menurunkan Ambrizal yang sudah bebas dari hukuman akumulasi. Sedangkan peran Syamsul bisa dialihkan kepada Agus Indra. Meski tidak mau bicara muluk, RD tetap menargetkan kemenangan bagi Macan Kemayoran. Taktik jitu sepertinya sudah ia siapkan untuk meredam kekuatan SFC yang tengah on fire usai menekuk PSPS di Pekanbaru.

Tak bedanya dengan Persija. Dalam lawatan ke stadion GBK ini Sriwijaya juga masih belum bisa tampil secara utuh. Di setiap partai sejumlah pemain inti selalu bergantian absen. Melawan Persija, SFC dipastikan tak diperkuat Firman Utina karena akumulasi kartu dan bek Supardi yang terkena kartu merah saat lawan PSPS. Sementara striker Budi Sudarsono belum juga pulih dari cedera kakinya.

Namun begitu tak membuat Ivan Kolev ketar ketir. Kolev merasa hal tersebut bukan masalah besar bagi Sriwijaya yang sudah terbiasa tampil tanpa pemain kunci. Kolev bersyukur, dalam laga esok sudah bisa kembali menurunkan Thierry, Dirga Lasut, dan Mahyadi Panggabean, yang absen pada laga sebelumnya karena akumulasi.

Setidaknya, ini bisa sedikit membantu dengan absennya Firman dan Supardi.
Meski sejumlah pemain inti kedua tim tidak main namun laga tetap dijamin berlangsung menarik. Kemenangan tak hanya ditentukan oleh kecerdikan sang pelatih, tapi juga kecerdasan pemain di lapangan bisa menjadi penentu hasil.

Lima Laga Terakhir Persija :
30/10/10 : Persija 3 – 0 Persib
26/10/10 : Semen Padang 1 – 0 Persija
23/10/10 : Pelita 0 – 1 Persija
19/10/10 : Persija 2 – 0 Deltras
16/10/10 : Persija 2 – 0 Persela

Lima Laga Terakhir Sriwijaya FC :
30/10/10 : PSPS 0 – 1 Sriwijaya FC
21/10/10 : Sriwijaya 2 – 1 Persiba
17/10/10 : Sriwijaya 2 – 1 PSM
02/10/10 : Persela 1 – 0 Sriwijaya FC
29/09/10 : Deltras 3 – 1 Sriwijaya

Head To Head Persija vs Sriwijaya :
08/05/10 (PI) : Sriwijaya 0 – 0 Persija
19/02/10 (ISL) : Persija 1 – 0 Sriwijaya
13/01/10 (ISL) : Sriwjaya 1 – 1 Persija
10/05/09 (ISL) : Persija 3 – 4 Sriwijaya
10/08/08 (ISL) : Sriwijaya 1 – 2 Persija

Perkiraan Susunan Pemain :
Persija : Hendro Kartiko, Beyemi, Ambrizal, Toni Sucipto, Amarzukih, Agus Indra, Oktavianus, Oliver Makor, M. Ilham, Greg Nwakolo, Bambang Pamungkas.
Pelatih : Rahmad Darmawan

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu, Claudiano, Ahmad Jufrianto, Ade Suhendra, Mahyadi Panggabean, Thierry Ghattusi, Ponaryo Astaman, M. Ridwan, Arif Suyono, Keith Kayamba Gumbs
Pelatih : Ivan Kolev

Prediksi : Persija menang (55 persen)




Sumber : www.bolaliar.com

Selengkapnya...

Adu Strategi Tingkat Tinggi


Pertemuan Persija Jakarta versus Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) besok menyajikan laga sarat emosi dan tensi tinggi.

Tak hanya pemain di kedua tim yang sudah saling kenal dengan gaya permainan masing-masing, tapi juga pertaruhan gengsi dua arsitek. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi saksi bagaimana kecerdasan Pelatih Persija Rahmad ’RD’ Darmawan akan bertemu kepiawaian Arsitek SFC Ivan Venkov Kolev dalam meracik strategi tim. Yang pasti, keduanya enggan menyandang gelar pecundang di stadion terbesar di Indonesia itu.

Datang ke SFC sebagai seorang suksesor, Kolev jelas ingin membuktikan dirinya pantas menjadi pengganti RD. Sebaliknya, RD juga akan menunjukkan kepada SFC bahwa keputusan manajemen telah membuang dirinya adalah kesalahan besar. Kedua pelatih memang saling respek dan saling memuji karena sama-sama mengusung gaya sepak bola modern.

Terlebih semasa Kolev masih menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia, dia sangat menyukai permainan tim yang ditukangi RD. Begitu juga RD, yang kerap selalu menunjukkan sikap bersahabat terhadap pria asal Bulgaria tersebut. Menurut Kolev, yang harus dilakukan menjelang big match Indonesia Super League (ISL) adalah menyiapkan tim sebaik-baiknya menghadapi Macan Kemayoran. Berlaga di stadion termegah dan penuh sejarah menjadi motivasi Kolev.

”Ini baru pertandingan, lawan yang hebat seperti Persija dan stadion bagus membuat saya harus mempersiapkan pemain dengan cermat,” ujarnya.

Ketika disinggung soal gaya permainan Persija di bawah kendali RD, Kolev enggan komentar banyak.

”Persija tim yang bagus dan mempunyai pelatih hebat. Dia (RD) sudah membuktikannya saat bersama SFC, apalagi yang harus saya katakan,” sambungnya.

Sementara di mata RD, Kolev merupakan pelatih berpengalaman yang cepat mengubah strategi dan situasi ketika timnya dalam kesulitan pada satu pertandingan.

“Yang pasti, Kolev seorang pelatih berpengalaman. Anda bisa lihat, hanya dengan 10 orang, SFC mampu menang di kandang PSPS. Tentu di Jakarta nanti kami akan lebih mewaspadai dan siap mengantisipasi semua pemain mereka,” papar RD kemarin.

Kendati telah memberikan empat gelar untuk Laskar Wong Kito, julukan SFC, RD mengaku sudah melupakan apa yang pernah diberikannya untuk publik sepak bola Sumsel. Dia bahkan menyatakan bahwa Kolev lebih pantas berada di SFC.

”Kalau mau ingat apa yang pernah terjadi di SFC, ya jelas saya ingat. Tapi, sekarang kan saya di Persija dan dituntut membawa Persija menang. Jadi, kita lihat saja nanti,” pungkasnya.

Wajar saja kalau di antara kedua nakhoda itu terkesan saling melemparkan pujian. Karena semasa keduanya menjadi pelatih, belum pernah sekali pun keduanya bentrok dalam Kompetisi Liga di Tanah Air. Pertemuan mereka hanya terjadi satu kali, itu pun hanya pada partai uji coba tahun 2007.

Ketika itu, Kolev masih bersama timnas Indonesia untuk Piala Asia dan RD masih bersama SFC. Saat itu Kolev bersama timnas mampu mengungguli RD dengan SFC lewat gol tunggal Budi Sudarsono dari titik penalti.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Senin, 01 November 2010

ABG Bungkam Maung Bandung


JAKARTA—Trio ABG Persija, Aliyudin, Bambang Pamungkas dan Geg Nwakolo benar benar menjadi mimpi buruk bagi Persib Bandung dalam laga lanjutan ISL yang berlangsung, Sabtu (30/10).

Bertanding di stadion GBK Jakarta, tiga gol sukses disarangkan trio ABG ke gawang Markus Haris Maulana pada babak kedua. Setelah dalam 45 menit pertama kedua tim bermain imbang kacamata.

Greg membuka kemenangan Macan Kemayoran pada menit ke 52. Greg berhasil memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persib yang salah mengumpan bola lalu mencurinya dan berhasil menaklukkan Markus dengan mudah..

Setelah gol pertama, permainan Persija kian menggila. Aliyudin yang baru dimasukkan pelatih RD di babak kedua menggantikan Oktavianus tak membutuhkan waktu lama untuk memperdayai Markus. Melalui kerjasama apik dengan Greg, Ali berhasil menyarangkan bola ke jala Persib.

Seperti tak ingin mau ketinggalan dengan dua koleganya, striker Bambang Pamungkas akhirnya berhasil melengkapi penderitaan Persib menjadi 3-0 pada menit ke-76.

Skor 3-0 untuk kemenangan Persija bertahan hingga pertandingan usai. Hasil kemenangan ini begitu disyukuri oleh pendukung setia The Jakmania yang selama pertandingan tak henti hentinya menyemangati Bambang Pamungkas dkk.


Sumber : www.bolaliar.com
Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP