Kamis, 15 Desember 2011

ITC Pedro Beres, Persija Makin Pede


Setelah sukses menorehkan kemenangan atas Persiram Raja Ampat dengan skor fantastis setengah lusin, skuad Persija Jakarta versi Indonesia Super League (ISL) kini semakin percaya diri. Itu menyusul beresnya proses International Transfer Certivicate (ITC) striker asingnya Pedro Javier Velazquez.

Bomber asal Paraguay itu dikabarkan sudah dapat tampil memperkuat Macan Kemayoran saat bersua dengan Sriwijaya FC. ”Informasi tersebut saya dapatkan dari Ketua Umum Persija Ferry Paulus.

Kemungkinan Pedro bisa main lawan Sriwijaya,” terang Pelatih Persija Iwan Setiawan kepada wartawan kemarin. Persija akan melakoni laga tandang di lanjutan ISL kontra Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, akhir pekan ini.

Jika ITC Pedro benar beres, tentu ini menjadi modal berharga bagi Iwan Setiawan. Maklum, sosok Pedro dan Bambang Pamungkas jadi tumpuan utama di lini depan. Robertino Pugliara yang sebelumnya diplot sebagai gelandang serang, bisa kembali ke posisi aslinya sebagai gelandang yang beroperasi lebih banyak di tengah.

Posisi tersebut dianggap Iwan merupakan pos yang ideal bagi Robertino. ”Tapi, saya bukan tipe mengandalkan satu atau dua pemain. Saya tetap menekankan pemain agar bermain kolektif dan mampu membuat kemenangan secara tim. Jelas bisa mainnya Pedro akan menambah kepercayaan diri kami,”jelasnya.




Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Senin, 12 Desember 2011

Menang Atas Persisam, Modal Persija Lawan SFC


Persija Jakarta telah kembali ke Jakarta, Senin (12/12) sore usai menjalani partai tandang Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya Lamongan (11/12).

“Alhamdulilah, kami ucapkan atas kemenangan dalam laga tandang melawan Persiram. Kemenangan ini akan menjadi modal penting Persija dalam laga selanjutnya menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring," ungkap pelatih Iwan Setiawan.

Para pemain Persija pun langsung digenjot latihan fisik pada Selasa besok. Iwan juga menjelaskan jika kondisi terakhir timnya dihadapkan pada kondisi fisik yang tak prima.

“Bambang Pamungkas belum 100 persen fit, masih akan terus dipantau keadaannya. Di pertandingan terakhir melawan Persiram di pertengahan babak kedua saya tarik dia, untuk lebih menjaga kondisinya, “ungkap Iwan lagi.

Selain itu, Precious dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning, dan posisinya akan diisi oleh Nanak atau Syahroni. Demikian pula dengan Oktavianus yang juga akan masih dipantau kondisi terakhirnya.




Sumber :www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Sabtu, 10 Desember 2011

Pemain Masuk Timnas Itu Wewenang Pelatih!


Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin telah menegaskan bahwa pemain yang bermain di ISL tidak bisa memperkuat timnas Indonesia, hal ini sesuai dengan peraturan FIFA.

Terkait polemik tersebut Presiden Kehormatan Arema Indonesia Rendra Kresna secara tegas menyatakan, layak tidaknya seorang pemain masuk skuad tim nasional (Timnas) bukan kewenangan PSSI, melainkan pelatih dan masyarakat yang ikut menilai kualitas pemain.

“PSSI hanya sebagai wadah dan organisasi dalam memajukan prestasi Indonesia dalam bidang sepak bola, sehingga yang berhak menentukan pemain untuk memperkuat Timnas adalah pelatih,” tegas Rendra di Malang, Sabtu.

Selain pelatih, lanjutnya, masyarakat juga ikut menentukan layak dan tidaknya seorang pemain bola masuk timnas. Apakah pemain itu saat ini berkompetisi di Liga Super Indonesia (LSI) atau Liga Primer Indonesia (LPI) juga tidak masalah, yang terpenting adalah kualitasnya.

Namun demikian, tegas Rendra, kalaupun para pemain yang saat ini merumput di ajang LSI tidak bisa memperkuat Timnas juga tidak masalah. Yang jelas saat ini ada masalah serius di tubuh PSSI.

Meski para pemain yang berlaga di ajang LSI tidak bisa memperkuat timnas, kompetisi LSI di Tanah Air akan tetap bergulir.”Saya yakin para pemain yang sebelumnya memperkuat timnas dan sekarang berkiprah di LSI, tidak akan `lari` ke LPI,” tegasnya.



Sumber : www.arenaku.com
Selengkapnya...

Pedro Dikabarkan Sudah Bisa Perkuat Persija


Di tengah pencarian sosok ideal yang bisa menjamin gol demi gol Persija Jakarta, proses International Transfer Certivicate (ITC) Pedro Javier Velazquez, dikabarkan sudah selesai.

Bomber asal Paraguay tersebut dikabarkan sudah dapat tampil memperkuat Macan Kemayoran setelah absen pada dua pertandingan awal.

"Informasi tersebut saya dapatkan dari manajemen, dalam hal ini Ketua Umum Persija, Ferry Paulus. Disebutkan bahwa besar kemungkinan Pedro bisa main lawan Persiram Raja Ampat," terang pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, kepada Bola.net.

Persija memang akan melakoni laga tandang di lanjutan Indonesia Super League (ISL) kontra Persiram di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/12).

Jika ITC Pedro benar beres, tentu ini menjadi modal berharga bagi Iwan Setiawan. Maklum, sosok Pedro dan Bambang Pamungkas jadi tumpuan utama Iwan dalam urusan mencetak gol pada musim ini.

Dengan demikian, Robertino Pugliara yang sebelumnya diplot sebagai gelandang serang, bisa kembali ke posisi aslinya sebagai gelandang yang beroperasi lebih banyak di tengah. Posisi tersebut dianggap Iwan merupakan pos yang ihttp://www.blogger.com/img/blank.gifdeal bagi Robertino.

Biodata Pedro Javier Velazquez:
Kelahiran: Paraguari, Paraguay, 13 Mei 1983
Tinggi/Berat:180 cm/85 kg
Posisi: striker
Karier klub: Libertad 2000/2003, CS Columbia, Guarani, Sol De America, Persiba Bantul (2006), PSDS (2006), Persibom (2007), Deportes Puerto Montt (2008), Deportes Iquique (2008/2009), Sportivo Luqueno (2009/2010), Guabira (2010), Univ De Sucre (2011), The Strongest (2011), Persija (2011-)


Sumber : www.bola.net
Selengkapnya...

Macan Kemayoran Ubah Komposisi Lini Depan


Persija Jakarta terus mencari solusi untuk mengatasi minimnya aliran gol dari barisan penyerang dalam dua laga awal Indonesian Super League (ISL) musim ini. Sektor tersebut menjadi perhatian utama pelatih Iwan Setiawan jelang laga tandang lawan Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/12).

Hingga kini, keran gol bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut masih macet. Tercatat, baru satu gol yang terjadi berkat donasi Rachmat Affandi saat Persija mengalahkan Deltras Sidoarjo, 1-0, pada laga pertama.

Pencapaian tersebut jelas tidak mengenakkan. Padahal, mereka bermain di kandang sendiri, termasuk saat ditahan Persidafon Dafonsoro tanpa gol pada laga kedua.

Musim lalu, pada dua laga awal, tim kebanggaan The Jakmania tersebut mampu menyarangkan empat gol. Meski dari segi hasil sama dengan musim ini, sekali menang dan sekali seri. Sementara, saat dua laga kandang awal, rapornya lebih membanggakan, dua kali menang dan memetik empat gol. Ini jelas menjadi tantangan bagi lini depan Persija musim ini.

Untuk mengatasi macetnya aliran gol, Persija terus mengubah komposisi tim hingga muncul opsi menempatkan Bambang Pamungkas sebagai penyerang kedua dalam pola 4-2-3-1. Pola tersebut tidak lain merupakan favorit Iwan Setiawan.

Bepe dianggap memiliki kemampuan yang mumpuni bermain agak ke tengah atau jauh dari gawang, berbeda dari perannya selama ini. Sedangkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan Bepe, Rachmat yang didua partai awal bermain di sayap kiri akan bermain sebagai penyerang tunggal.

"Bisa jadi Rachmat akan main di depan Bepe. Nantinya, posisi Rachmat mungkin akan diisi Johan Juansyah yang bisa bermain di banyak posisi," papar Iwan Setiawan kepada Bola.net.

"Yang jelas, saya tidak terlalu khawatir mengenai sedikitnya gol yang dicetak karena kami menciptakan banyak peluang saat ditahan imbang Persidafon belum lama ini. Kami hanya perlu sedikit perbaikan, dan gol tersebut akan tercipta di pertandingan-pertandingan selanjutnya," pungkasnya.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Kamis, 08 Desember 2011

19 Pemain dibawa ke Lamongan

Persija siap menjalani partai Away pertamanya melawan Persiram yang akan digelar Minggu 11 Desember 2011 kick off 18.30 Stadion Surajaya Lamongan, disiarkan langsung oleh Antv.

Pertandingan kandang bagi Persiram ini terpaksa digelar di Lamongan karena stadion Persiram dinilai masih belum representatif .

Persija berangkat ke Lamongan Jumat 9/11 pagi melalui Surabaya, dan akan menginap di Gresik dengan membawa 19 pemain, termasuk Pedro yang diharapkan menjelang kick off surat ITC nya selesai dan bisa diturunkan dipertandingan tersebut, ujar Iwan Setiawan yang ditemui usai latihan Persija Kamis 8/11 sore di Gor Ciracas

Lebih lanjut Iwan mengatakan “Latihan difokuskan untuk lebih melatih penyelesaian akhir yang menjadi evaluasi Persija di 2 laga terakhir yang dijalani”

Titip salam untuk The Jakmania, mohon doa dan dukungannya untuk Persija, pungkas Iwan Setiawan diakhir wawancaranya. (Zani/JO)

Pemain yang berangkat ke Lamongan : Galih Sudaryono, Andritany, Ismed Sofyan, Hasim Kipuw, Precious, Fabiano, Leo Saputra, Amarzukih, Delton, Fahreza Agamal, Gangga Mudana, Johan Juansyah, Robertino, Ramdani Lestaluhu, Saronih, Alan Martha, Rahmat Affandi, Pedro Javier, Bambang Pamungkas,



Sumber : Jak Online
Selengkapnya...

Jadwal Sriwijaya FC vs Persija Dimajukan


Pertandingan Sriwijaya Football Club (SFC) melawan Persija Jakarta pada Liga Super Indonesia 2011-2012 dimajukan satu hari dari jadwal semula menjadi tanggal 18 Desember 2011, kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid.

"PT Liga Indonesia memutuskan pertandingan digeser, karena pada tanggal 18 Desember merupakan hari Minggu. Tujuannya tak lain agar penonton lebih ramai," ujar Faisal di Palembang, Kamis (08/12).

Dia tidak membantah, pergeseran jadwal pertandingan itu atas permintaan manajemen SFC.

"Kami mendapatkan masukan dari pengelola tiket, kemudian langsung melayangkan surat permohonan ke PT Liga," kata dia.

Menurut dia, Persija sebagai tim lawan tidak berkeberatan dengan perubahan jadwal itu karena telah memiliki waktu pemulihan kondisi yang cukup.

"Berdasarkan surat PT Liga Indonesia pertandingan akan digelar pukul 19.30 WIB. Memang biasanya SFC bermain sore hari, tapi tidak masalah jika laga melawan Persija digelar malam hari," kata dia.

Sementara, Pengelola Tiket SFC CV Panca Karya Yopi Vanhouten menyambut gembira perubahan jadwal itu.

"Memang jika digelar di hari libur akan lebih ramai jika dibandingkan pada hari kerja," ujar dia.

Menurut dia, harga tiket pertandingan Sriwijaya Football Club musim 2011-2012 tidak mengalami perubahan, atau sama seperti tahun lalu.

"Pihak kami mencetak 25 ribu tiket pada setiap pertandingan kandang SFC, dengan rincian, tiket VVIP Rp75 ribu sebanyak 482 lembar, VIP Rp50 ribu dengan jumlah 3.518 tiket," ujarnya.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Senin, 05 Desember 2011

Persija Jakarta Kehilangan Sosok Pedro Javier


Kurang maksimalnya permainan Persija Jakarta dalam dua laga awal di ISL tak lepas dari absennya legiun asing yang menjadi goal getter, Pedro Javier. Pemain asal Amerika Latin itu, masih tersandung masalah International Transfer Certificate (ITC).

"Saya sebenarnya tidak mau banyak alasan, tapi ketidakhadiran Pedro Javier jadi masalah bagi kami," kata pelatih Persija, Iwan Setiawan, seusai laga menghadapi Persidafon Dafonsoro di Stadion Utama GBK, Senin (5/12/2011).

Iwan mengaku sejak awal telah menyiapkan Bambang Pamungkas berduet dengan Pedro di lini depan. Namun, absennya Pedro memaksa Iwan memainkan Robertino Pugliara sebagai second striker untuk menyokong BP. Padahal, posisi ideal Robertino adalah playmaker.

"Pedro salah satu goal getter kami, jadi tidak adanya Pedro memaksa kami untuk memainkan Robertino bermain agak menyerang," paparnya.

Hal itu membuat Persija kehilangan sosok playmaker yang mampu mengatur ritme permainan. "Saya mengakui kami tidak punya playmaker. Saat Pedro tidak ada, Robertino dipaksa menjadi second striker. Di situlah masalah mulai muncul," pungkasnya.http://www.blogger.com/img/blank.gif



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Jumat, 02 Desember 2011

Iwan Setiawan Anggap Persija Beruntung


Persija Jakarta meraih kemenangan perdana mereka digelaran Indonesia Super League 2011-2012 dengan mengalahkan Deltras Sidoarjo 1-0, Kamis (1/12/2011). Meski demikian, kemenangan ini tak diraih dengan mudah. Hal ini diakui oleh Pelatih Persija, Iwan Setiawan.

"Ini laga yang berat. Kalau boleh jujur kemenangan ini sebuah keberuntungan untuk tim. Kalau melihat dari pemainan dan penguasaan bola, Deltras lebih baik dari kami," kata Iwan dalam konferensi pers seusai pertandingan.

"Harap dimaklumi, Persija ini bukan Persija dulu yang bertabur pemain bintang. Tim ini merupakan gabungan antara pemain bintang dengan pemain muda," lanjutnya.

Walau tampil kurang gemilang, Iwan tetap memuji penampilan anak asuhnya. Ia mengapresiasi hasil dari perjuangan anak asuhnya. Namun, ia menyatakan timnya harus segera berbenah karena perang sudah dimulai.

"Tak ada alasan bagi kami untuk tidak siap menghadapi IShttp://www.blogger.com/img/blank.gifL. Peperangan sudah dimulai dan dengan segala kelebihan dan kekurangan kami, kami harus sudah siap untuk maju," ujarnya.

Iwan lantas menyesalkan keputusan PSSI yang melarang Pedro Javier tampil dalam laga ini karena permasalahan administrasi. "Kami kecewa Pedro Javier tal bisa dimainkan padahal sudah diproyeksikan akan bermain bersama Bepe (Bambang Pamungkas). Beruntung (Rahmat) Affandi bisa mencetak gol," jelasnya.




Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Kamis, 01 Desember 2011

Macan Kemayoran Menjaga Stabilitas

Skuad Persija Jakarta akan mengawali kompetisi Indonesia Super League (ISL) sore ini. Bambang Pamungkas dkk akan diuji oleh Deltras Sidoarjo dalam laga perdana di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pelatih Persija Iwan Setiawan mengatakan, pertandingan ini merupakan momentum untuk menjaga stabilitas tim jelang melakukan pertandingan selanjutnya. ” Kemenangan akan menjadi modal positif untuk tim,” jelas mantan pelatih Persikabo Bogor itu kepada INDOPOS kemarin. Iwan mengaku, masalah finishing pada pemain depannya tidak akan terjadi lagi saat menjamu tim julukan The Lobster itu sore ini. Pasalnya, jika memang tim tidak mampu memecah kebuntuan, hal itu dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja pemain lainnya. ”Semoga Bambang Pamungkas bisa terus menjaga ketenangannya dan mampu memecah kebuntuan. Kami juga harap striker lainnya mampu menjaga kesabaran dan ketenangan saat memiliki peluang ketika melawan Deltras,” katanya. Sementara itu, Deltras nampaknya belum puas dengan skuad yang dimiliki sekarang. Manajemen Deltras masih memburu striker asing. Nah, saat melawan Persija, jajaran pelatih dan manajemen tim diharapkan mampu mempelototi kinerja Deltras untuk sekalian mengevaluasi kinerja teknis. “Kita lihat saja nanti pemain itu berasal dari negara mana, kebutuhan tim akan terlihat pada saat melawan Persija di Senayan,” kata Manajer Deltras Yudha Pratama kemarin. Saat ini Deltras masih memiliki empat pemain asing, itu berarti jatah pemain asing untuk Deltras kurang satu. Sekarang ini manejemen sudah berusaha untuk mendatangkan pemain asing tersebut. “Jika tim memang masih membutuhkan pemain, maka kami (manejemen Deltras) akan berusaha mencari,” ungkapnya. Penyerang Deltras Budi Sudarsono berjanji akan berusaha memberikan permainan terbaik sehingga bisa mencuri poin di kandang Macan Kemayoran. “Kami harus memberikan permainan yang maksimal untuk tim. Termasuk saya harus bisa mencetak gol ke gawang Persija,” ungkapnya. Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Rabu, 30 November 2011

Harga Tiket PERSIJA Alami Kenaikan

Sebanyak 27 ribu lembar tiket akan di cetak dan dialokasikan manajemen Persija Jakarta, saat timnya menghadapi Deltras Sidorjo pada laga pembuka Indonesia Super League (ISL), Kamis (1/12). Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, jakarta. Rinciannya, 20 ribu tiket untuk kelas II, kelas I 5 ribu tiket dan VIP Barat dan VVIP 2 ribu tiket. Kisaran harga di mulai dari harga termurah Rp30 ribu dan tiket kelas II dan Rp300 ribu bagi penonton yang menempati kursi VVIP. Pada musim lalu, harga tiket pertandingan yang termurah tim berjuluk Macan Kemayoran dimulai dari Rp15 ribu. "Kenaikan harga tiket tersebut sudah diproyeksikan sejak awal. Tapi, khusus The Jakmania-sebutan suporter Persija- sudah mengetahuinya. Naiknya itu sekitar 20 persen dari harga tiket pada musim lalu," ujar Viola Kurniawati, juru bicara Persija kepada Bola.net. Keputusan menaikkan harga tiket bukanlah tanpa alasan. Proses kemandirian klub-klub peserta ISL yang tidak boleh lagi menggunakan dana APBD jadi alasan utama. Artinya, manajemen Persija harus pintar-pintar mencari dana, demi keberlangsungan tim mengikuti kompetisi semusim penuh. Selain itu, tentunya tetap mencari sponsor utama untuk menghidupi tim. Sebelumnya, masih menurut Viola, sekitar 42 ribu lembar tiket sudah dialokasikan dalam turnamen Trofeo Persija yang melibatkan Sriwijaya FC dan PSMS Medan, Minggu (27/11) lalu. Yang menarik, ketika itu delapan tribun tersebut dinamai para punggawa Persija. Mulai dari sang ikon Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan hingga tribun Persija. Alokasi Tiket Persija vs Deltras: -Kelas II (20 ribu lembar) Rp30.000 -Kelas I (5 ribu lembar) Rp50.000 -VIP Barat dan VVIP (2 ribu lembar) Rp 150.000 dan Rp300.000 Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Senin, 28 November 2011

Bepe: Tak Diakui PSSI, Persija Tetap Solid

Kesuksesan Persija Jakarta milik Ferry Paulus merebut gelar juara trofeo HUT Persija diakui kapten tim, Bambang Pamungkas tak lepas dari motivasi pemain ingin membuktikan kualitas tim meski tidak diakui PSSI. Menurut pemain yang akrab disebut Bepe tersebut, skuad Macan Kemayoran ingin menunjukan kebenaran di tengah dualisme di tubuh Persija tersebut. "Walaupun Persija tidak diakui PSSI, tapi saya yakin pemain-pemainnya masih solid. Mereka tetap berada di Persija. Saya yakin mereka tahu siapa Persija yang sebenarnya," ujar Bambang usai pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 27 November 2011. Dalam perebutan juara trofeo memperingati HUT Persija tersebut, dua klub ISL, Sriwijaya FC, dan PSMS Medan di undang Persija sebagai kontestan yang saling bertemu pada pertandingan 45 menit. Persija selaku tuan rumah akhirnya menjadi juara setelah menang atas dua lawannya, lewat drama adu penalti. Pada pertandingan pertama melawan PSMS Medan, Bambang Pamungkas yang bermain imbang dengan skor satu sama akhirnya memenangkan laga lewat adu penalti. Persija akhirnya memastikan juara setelah di pertandingan keduanya melawan Sriwijaya FC bermain imbang tanpa gol. Pertandingan ini pun harus diakhiri dengan adu penalti. Penjaga gawang muda Persija, Andrytani Adhyaksa menjadi pahlawan kemenangan Persija atas Sriwijaya FC setelah sukses menahan eksekusi penalti yang dilakukan Rahmad Rivai. Pelatih Persija, Iwan Setiawan mengatakan, kemenangan tersebut merupakan jawaban atas keraguan suporter yang sebelumnya mempertanyakan kualitas tim lantaran terganggu kisruh dualisme di tubuh Persija. "Kami Persija mengalami banyak masalah sebelum laga ini. Terutama soal dualisme kepemilikan. Tapi itu kemudian malah membuat kami semakin kompak. Kami yang merasa terdzolimi menjadikan itu sebagai cambuk buat kami. Meski keadaan seperti ini, tapi saya yakin semua pemain kalau bermain dengan hati pasti akan menghasilkan yang terbaik," ujar Iwan. Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Minggu, 27 November 2011

Persija Sempurnakan HUT ke-83 Dengan Gelar Juara


Sebuah pesta sempurna berhasil diraih Persija Jakarta pada perayaan ulang tahun ke-83. Dalam sebuah turnamen segitiga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, tim berjuluk Macan Kemayoran ini berhasil keluar sebagai juara setelah menang atas PSMS dan Sriwijaya FC. Dua kemenangan itu diraih melalui drama adu penalti.

Pada laga pertama, Persija Jakarta menundukkan PSMS Medan lewat adu penalti dengan skor 5-4 pada laga pertama turnamen segitiga dalam rangka HUT ke-83 Persija, bertajuk Trofi Persija, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, (27/11). Adu penalti dihelat setelah kedua tim hanya bisa bermain imbang 1-1 sepanjang 45 menit.

Persija unggul terlebih dulu melalui gol Bambang Pamungkas pada awal babak pertama. Berawal dari umpan silang Ramdani Lestaluhu, striker yang akrab disapa Bepe ini melepaskan tendangan voli yang tidak bisa dihentikan kiper PSMS, Markus Haris Maulana.

Akan tetapi, PSMS berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui Osas Saha. Setelah lolos jebakan offside, pemain asal Nigeria tersebut dengan tenang melepas tendangan yang guna menaklukkan kiper Galih Sudaryono.

Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga 45 menit pertandingan, dan tendangan adu penalti dihelat untuk menentukan siapa pemenangnya.

Satu penendang Persija, Ramdani Lestaluhu, gagal melakukan eksekusi dengan baik. Sedangkan Rahmad dan Wawan Widiantoro gagal menajalankan tugasnya di kubu PSMS. Kegagalan Wawan sekaligus memberikan tiga poin pertama kepada Macan Kemayoran.

Di laga kedua, giliran Sriwijaya FC yang menaklukkan PSMS. Tak tanggung-tanggung, Laskar WongKito mampu unggul dengan skor telak 3-0 selama 45 menit. Gol keunggulan SFC dilesakkan Risky Novriansyah pada menit ke-10 dan 44. Sementarasatu gol lain dihasilka kapten tim, Ponaryo Astaman leat eksekusi penalti pada menit ke-27.

Pada pertandingan terakhir, Persija dan Sriwijaya harus saling duel demi menentukan juara di turnamen ini. Tak pelak, pertandingan sengit pun tersaji sejak awal laga.

Kedua kubu saling jual beli serangan sejak awal. Namun sepanjang 45 menit tak ada satupun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol oleh kedua kubu. Alhasil, laga harus diselesaikan melalui drama adu penalti.

Pada adu penalti ini, Persija tampil lebih perkasa. Lima eksekutor mereka berhasil menjalankan tugas dengan baik. Sementara di kubu Sriwijaya FC, penendang keempat, Rahmat Rivai mengalami kegagalan setelah eksekusinya berhasil dimentahkan kiper Andritany. Persija menjadi juara melalui kemenangan 5-3 dalam drama adu penalti.




Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Minggu, 07 Agustus 2011

Macan Kemayoran Benahi Izin Laga Kandang


Sejak bergulirnya Indonesia Super League (ISL) pada musim 2008/2009 Persija Jakarta sering terusir dari Ibu Kota. Persoalan izin pertandingan terkait keamanan dan stadion adalah penyebabnya. Persija pun ingin berbenah musim depan.

Ya,di bawah komando Ketua Umum (Ketum) Ferry Paulus,klub berjuluk Macan Kemayoran ini mencoba meminimalisasi masalah yang selalu mendera Persija. Terusir dari Jakarta dan harus menjalani laga kandang di luar Ibu Kota memang sudah menjadi tradisi.

Namun,sekarang Persija tak ingin hal itu terulang.Ferry yang pekan lalu terpilih menjadi suksesor Toni Tobias ingin membenahi dengan menyiapkan solusi agar masalah-masalah itu tak terulang. Mantan Eksekutif Komite (Exco) PSSI pada rezim Nurdin Halid itu menyatakan, sudah melakukan proses komunikasi dengan pengelola Gelora Bung Karno (GBK).

Menurut Ferry,manajemen Persija akan memermanenkan pemakaian Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). ”Kami tidak mau lagi Persija mengalami ketidakpastian saat ingin bertanding.Saat ini yang sudah dilakukan dengan pihak GBK,saya sudah membangun komunikasi. Dan secara lisan,kami sudah mendapatkan persetujuan bisa menggunakan GBK,”kata Ferry kepada HATTRICK,kemarin.

Lantas,sejauh mana proses pembicaraan yang sudah dibangun? Ferry mengaku sudah merancang beberapa kesepakatan. Manajemen Persija akan membangun beberapa kemungkinan jalinan kerja sama dengan pengelola GBK.

”Komunikasi sendiri sudah berjalan. Kami sudah berbicara,apakah nanti proses penyewaannya dikontrak atau menjalin suatu kesepakatan dengan kerja sama selama tiga tahun ke depan.Sekarang mungkin yang akan diproses kembali tentang formulasi pembayarannya,”lanjut pemilik SSB Villa 2000 ini.

Semua yang dikatakan Ferry juga dibenarkan oleh Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Gelora Bung Karno,Mahfudin Nigara.Dalam percakapannya dengan wartawan di areal GBK,Nigara mengatakan bahwa pengurus baru Persija sudah melakukan proses komunikasi.

”Sudah ada komunikasi dengan mereka (Persija).Pengurus Persija sudah mengontak kami dan menjalani proses komunikasi soal penggunaan SUGBK untuk klub itu musim mendatang,”tutur Nigara, beberapa waktu lalu. Pengurus baru Persija selain terkendala masalah stadion,keamanan juga menjadi aspek yang harus dipikirkan.

Sebab,klub kebanggaan kelompok suporter Jakmania ini sering bermasalah dengan izin yang tak keluar karena alasan keamanan. Tindakan segelintir oknum yang mengatasnamakan Jakmania,yang membuat kericuhan saat laga Persija, menjadi penyebabnya.

Untuk itu,Ferry juga terus melakukan pembicaraan intensif dengan jajaran pengurus Jakmania.Semua dilakukan untuk mencari solusi terkait masalah tindakan negatif dari beberapa oknum suporter Persija.

”Kami terus menjalin konsolidasi internal dengan Jakmania.Kami sebagai pengurus akan bersama mereka memikirkan untuk membuat suasana yang kondusif.Ini semua untuk menjalin ketertiban dan keamanan.Tidak bisa main di kandang karena faktor keamanan,kami berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut,”tandas Ferry.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 02 Agustus 2011

Segera Ikat Rahmad Darmawan dan Bambang Pamungkas


Ketua umum Persija yang baru terpilih, Ferry Paulus, menegaskan akan mempertahankan Rahmad Darmawan sebagai pelatih. Pria yang terpilih dari hasil Rapat Umum Anggota (RUA), Sabtu (30/7) itu, akan segera mengamankan kontrak RD (sapaan Rahmad, Red) secepatnya. Lontaran Ferry ini sekaligus menepis isu pelatih bertangan dingin ini akan hengkang ke Bandung menangani Persib sebagaimana banyak diberitakan selama ini. Tidak hanya itu, kabar kepindahan RD juga sempat diberitakan di website resmi Persib.

Di situs tersebut dikatakan RD sudah melakukan negosiasi dengan rival abadi Persija itu. Ferry menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program yang akan dikebut dalam waktu dekat. Membentuk kepengurusan baru dan menata skuad yang akan tampil di Liga Super Indonesia (ISL) 2011/2012 adalah diantaranya. ”Saya secepatnya akan berkordinasi dan membentuk kepengurusan baru,” jelas Ferry membuka perbincangan. Mantan Ketua Pengprov PSSI DKI itu menegaskan, akan membuat program yang belum pernah dilakukan kepengurusan sebelumnya. Dia bertekad kembali menciptakan pemain-pemain bertalenta jebolan Persija.

“Salah satu amanat dari kongres PSSI adalah membentuk akademi pemain. Jadi kami akan langsung mempersiapkan akademi Persija,” tegasnya. Tidak hanya mempertahankan sang pelatih, Ferry juga menggaransi tetap menggunakan jasa Bambang Pamungkas musim depan. Ikon dan kapten tim Persija itu akan tetap berada di barisan depan line up Macan Kemayoran. “Pemain yang diincar nanti akan sesuai dengan keinginan pelatih Rahmad Darmawan.

Yang pasti, ikon Persija seperti Bambang Pamungkas akan tetap dipertahankan. Gila saya kalau coret Bambang Pamungkas. Rahmad dan Bepe itu satu paket” terangnya. RD sendiri, saat ditemui usai laga Indonesia melawan Turkmenistan mengaku sangat menghormati kontraknya bersama Persija. ”Saya pastikan, saya masih sangat menghormati kontrak dengan Persija. Selain itu saat ini konsentrasi saya sedang untuk Timnas,”tegasnya.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Minggu, 31 Juli 2011

Ferry Segera Kunci Pemain Andalan Persija


Baru terpilih sebagai ketua umum Persija Jakarta untuk periode 2011-2015, Ferry Paulus langsung tancap gas menyongsong musim kompetisi mendatang. Ketum anyar ini langsung ingin mengunci pemain-pemain kunci Macan Kemayoran.

Mantan pemilik sekolah sepakbola Villa 2000 itu saat ini ingin memfokuskan perhatiannya pada masalah teknis tim Persija, salah satunya masalah kontrak pemain yang akan segera habis.

“Kontrak pemain Persija akan berakhir tanggal 15 Agustus nanti. Untuk itu, saya akan persiapkan kontrak pemain Persija yang dipertahankan dan hasil perekrutan,” kata Ferry seperti yang dilansir The jakmania.net.

Namun, Ferry masih belum bisa mengungkapkan secara detail siapa pemain lama yang akan dipertahankan jelang kompetisi 2011/12 mendatang.

"Tapi saya tetap ingin Persija juara," sambung sang ketua baru.

“Dalam waktu dekat ini saya akan lebih mempertegas siapa saja yang harus diperbaharui kontraknya atau dipertahankan,” jelas mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Selain itu Ferry juga mengharapkan suporter setia Persija, The Jakmania, bisa menambah citra baik klub ibukota tersebut dan ingin membuat kelompok suporter itu menjadi salah satu penopang keuangan Macan Kemayoran

“Yang pasti, saya melihat potensi besar dari The Jakmania (sebutan suporter Persija). Karena itu, saya akan coba kembangkan suporter yang sangat memiliki nilai jual tinggi ini,” tandasnya.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Ferry Paulus Ketum Persija 2011-2015


Kabar mengejutkan datang dari Rapat Umum Anggota (RUA) Persija Jakarta yang digelar di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, kemarin.

Ferry Paulus akhirnya dipastikan menjadi ketua umum Persija Jakarta periode 2011-2015 usai mengalahkan dua calon lainnya Toni Tobias dan Benny Erwin.

Mantan ketua Pengprov PSSI DKI itu unggul mutlak atas dua kompetitornya. Dari 21 suara yang punya hak pilih, Ferry mendapatkan 14 suara. Sedangkan Toni 6 suara dan Benny 1 suara.

Ferry hanya butuh satu putaran untuk memastikan dirinya sebagai pemenang. Sebelumnya, komite pemilihan Persija melakukan proses verifikasi calon sebanyak 9 nama sampai masa akhir pendaftaran. Namun, hanya tiga nama yang lolos menjadi calon ketua tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Ferry didaftarkan oleh klub FC Utama klub internal Persija dalam proses pendaftaran. Ferry mengaku sudah menyiapkan beberapa rencana yang akan dijalankan. Kompetisi tanpa APBD, ujarnya, merupakan tantangan yang akan dijawabnya. “Ini yang menjadi daya tarik sehingga saya mau menjadi ketua umum Persija. Saya yakin bisa kami laksanakan dengan baik. Karena memang nilai jual Persija sangat tinggi,” kata Ferry saat ditanya soal kompetisi tanpa APBD.

Pada RUA kemarin, sempat terjadi ketegangan. Proses persetujuan nama-nama calon ketua umum melewati masa yang sulit. Toni yang juga incumbent tidak terima dengan masuknya nama Ferry sebagai calon ketua umum Persija. Anehnya, Toni tidak tahu dengan aturan yang sudah dibuat Komite Pemilihan (KP) jauh sebelum RUA dipersiapkan.

“Ini tidak benar, coba jelaskan komite pemilihan, dia (Ferry Paulus, Red) bukan orang Persija, kenapa bisa lolos. Bukankah itu sudah kesepakatan awal,” koar Toni sambil mencak-mencak dan nyaris baku hantam. Toni mengamuk serta menuding KP tidak fair dan tidak sesuai dengan aturan.

Bahkan, dia akhirnya harus diusir paksa dari ruangan RUA karena nyaris memukul anggota KP Budiman Dulimanthe. Ketua KP Kusheri menegaskan, pihaknya sudah menjalankan tugas sesuai dengan koridor yang ditetapkan oleh KP jauh hari sebelum RUA.

“Dan ini disetujui forum pemilik suara, kami sudah sesuai dengan aturan,” jelas Kusheri dalam keterangan resminya. Perwakilan PSSI Tondo Widodo (Wasekjen PSSI) serta Ketua Pengprov PSSI DKI Hardi Hasan menyatakan RUA Persija sudah berjalan dengan baik. “Anda lihat sendiri, pemilik suara sudah valid, proses pemilihan juga sudah fair. Jadi RUA ini sudah berjalan dengan baik,” kata Tondo, mengomentari validitas terpilihnya Ferry sebagai ketua umum Persija.

Kemenangan Ferry langsung disambut nyanyian puluhan The Jakmania (suporter Persija) yang hadir. Ferry juga dipeluk para petinggi suporter. Hadir juga Asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief. Ketua umum The Jakmania Lariko Ranggamone mengaku senang dengan selesainya RUA dan sudah menetapkan ketua umum baru Persija.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Kamis, 28 Juli 2011

Kepengurusan Toni Dinilai Melanggar


Ketua Umum PS Mahasiswa, Biner Tobing meminta kepada PSSI untuk membekukan kepengurusan Persija di bawah kepemimpinan Toni Tobias karena terbukti melanggar peraturan dan ilegal. Permintaan itu ditujukan kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin secara resmi melalui surat bernomor 032/PSJ/2011 ini dengan alasan Kongres Luar Biasa (KLB) Persija yang digelar di Jakarta, 30 Juli sarat pelanggaran. Diantaranya pembentukan dewan komite dan agenda hanya pemilihan ketua umum.

“Persyaratan itu semuanya nggak ada dalam ADART. Baru kali ini pemilihan ketua umum dengan membentuk dewan komite pemilihan. Makanya kami minta PSSI membekukan Persija,” ujar Biner Tobing di Senayan, Senin (26/7). Biner menuturkan langkah yang dilakukan Toni, dengan membentuk dewan komite pemilihan ini dinilai banci karena tidak berani menghadapi anggota klubnya.

Toni malah mengedepankan tiga orang yang juga merupakan pengurus. “Itu namanya banci nggak berani langsung tampil di hadapan anggotanya. Malah mengedepankan yang tiga orang itu,” tegasnya. Mantan Ketua Umum Persija itu juga membeberkan kenapa dia bersama 8 klub lainnya membelot tidak ikutan dalam kompetisi yang digelar era-Toni Tobias. Alasannya, kompetisi yang digelar di kepengurusan Toni Tobias itu kompetisi pengcab, bukan Persija.

“Itu (kompetisi) pengcab DKI Jakarta, makanya kami dan beberapa klub lainnya keluar karena bukan Persija. Lalu, kami dikeluarkan tanpa surat,” ujarnya. Victor Sitanggang, Ketua Umum PS Metros mengatakan, kepengurusan Persija yang sah secara aturan di bawah kepemimpinan Biner Tobing, sesuai dengan keputusan RUALB Nomor 01/PSJ/RUALB/XII/ 2009 tanggal 14 Desember 2009.

Sementara Toni Tobias, kata dia merupakan ketua umum yang dilegalisir oleh Muhayat, saat itu Walikota Jakarta Pusat. “Ketua Umum yang sah itu Biner Tobing yang dikukuhkan 7 Januari 2010 oleh anggota klub melalui RUALB. Di luar itu liar, termasuk Toni Tobias dan yang muncul belakangan, Hadi Basalamah,” ujar Victor Sitanggang.

“Jadi kepengurusan Toni itu haram, jadi apa pun yang dilakukan semuanya itu tidak sah,” tegasnya. Victor juga menyatakan pengurus tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan anggota. Hak yang dimiliki pengurus hanya menggelar kompetisi.

Sedangkan mengangkat dan memberhentikan anggota klub itu dimiliki oleh setiap anggota melalui RUA. “Yang berhak memberhentikan dan mengangkat anggota itu keputusan rapat anggota,” ujarnya. Biner menambahkan penambahan anggota pun berdasarkan tahapan, yakni mendaftar ke klub dengan melampirkan persyaratan diantaranya klub berbadan hukum, dan memiliki lapangan berlatih. Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, anggota baru itu menunggu sampai kompetisi satu musim selesai.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 20 Juli 2011

RD: “Saya Belum Pernah Membicarakan Kontrak Dengan Tim Manapun”


Kendati telah menjadi asisten Pelatih Tim Nasional (Timnas), Rahmad Darmawan diharapkan tetap melatih Persija Jakarta. Permintaan untuk bertahan di Persija pun sudah disampaikan beberapa kali oleh manajemen Persija kepada Rahmad Darmawan.

“Persija sudah dua kali bicara dengan saya untuk meminta saya bertahan. Beberapa hari lalu pihak Persija juga menghubungi saya,” ucap Rahmad Darmawan.

Rahmad menjelaskan, saat ini dirinya masih tercatat selaku pelatih tim berjuluk Macan Kemayoran. “Dengan Persija saya punya kontrak sampai 15 Agustus,” katanya.

Ketika disinggung dirinya telah dikontrak oleh tim Persib Bandung setelah menangani Timnas, RD membantah dan mengaku tidak pernah melakukan hal itu.

“Saya masih punya kontrak dengan Persija. Sebelum kontrak saya habis, saya belum pernah membicarakan kontrak saya kedepan dengan tim manapun. Itu mah Cuma bahasa media saja,” ungkapnya.


Sumber : www.thejakmania.net
Selengkapnya...

Konferensi Pers Pemilihan Ketua Umum Persija Akan Digelar


JakOnline-Dewan Komite Pemilihan yang akan bertindak sebagai Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua Umum Persija untuk masa periode jabatan tahun 2011-2015 yang telah ditunjuk dari hasil rapat kepengurusan Persija pada hari Jumat, 15 Juli 2011 akan menggelar sesi konferensi pers yang akan mengambil tempat di kantor sekretariat pengurus Persija di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada hari Rabu, 20 Juli 2011 yang rencananya akan diselenggarakan mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai untuk menjelaskan seputar hasil kerja Dewan Komite Pemilihan dalam rangka mempersiapkan diri untuk menggelar konggres kepengurusan Persija dalam menentukan Ketua Umum Persija yang baru nantinya.
Informasi yang diterima Jak Online langsung dari Sekretaris Umum Dewan Komite Pemilihan, Bpk. Budiman Dalimunthe, Dalam sesi konferensi pers ini nantinya akan dijelaskan seputar mekanisme pemilihan ketua umum Persija yang baru nantinya sekaligus pembukaan pendaftaran bursa calon ketua umum Persija yang baru untuk periode 2011-2015 yang akan dibuka selama sepekan mulai hari Rabu, 20/7 hingga 27/7, dengan mengambil formulir pendaftaran calon ketua umum Persija di kantor sekretariat Persija di Lapangan Banteng, setelah itu Dewan Komite Pemilihan akan melakukan verifikasi dari setiap formulir yang masuk ke Panitia dan akan mengumumkan hasil verifikasinya pada hari Jumat, 29/7 tepat sehari sebelum pelaksanaan konggres pengurus Persija pada hari Sabtu, 30/7, Beberapa nama memang sudah mulai naik ke permukaan di beberapa media yang akan maju di bursa calaon ketua umum Persija ini nantinya, informasi yang berhasil dihimpun Jak Online memang sudah ada beberapa nama baik dari kalangan internal Persija, kalangan militer juga dari kalangan sipil & pengusaha yang menyatakan keinginannya untuk maju di bursa pemilihan ketua umum Persija ini nantinya.




Sumber : www.jakmania.org
Selengkapnya...

Jakmania Berharap Persija Tampil di Piala AFC


Persija Jakarta mendapat hikmah dari tidak digelarnya Piala Indonesia (PI) pada tahun ini. Itu karena, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut bakal menjadi wakil tim Indonesia yang tampil di Piala AFC.

Merujuk pada regulasi, jika PI ditiadakan maka tim yang berhak tampil di Piala AFC adalah tim yang finis di peringkat ketiga. Dengan demikian, Persija Jakarta yang berhak tampil karena finis di peringkat ketiga di klasemen akhir Indonesia Super Liga (ISL) musim ini.

“Tentu kami senang mendengar kabar ini. Tapi harus menunggu perkembangan selanjutnya,” tandas Sekretaris Jenderal the Jakmania Richard Ahmad kepada Bola.net, di Jakarta, Kamis (14/7).

Sayangnya, Persija memang masih harus bersabar menunggu. Sebab, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Koordinator Bidang Kompetisi, Sihar Sitorus, yang belum dapat memastikan mengenai tim yang berhak tampil di ajang Piala AFC.

Sihar hanya memberikan sinyal bahwa PI besar kemungkinan tidak digelar karena berbagai pertimbangan. Diantaranya aspek sponsor dan kesiapan panitia pelaksana kompetisi. Karena itu, wajar jika spekulasi yang berkembang Persija berhak tampil di Piala AFC.

Richard juga berharap, wacana tersebut bisa menjadi kenyataan. Sebab, tim kebanggaannya sudah lama tidak tampil di ajang internasional dan meraih juara.

“Ya, kami semua mengharapkan itu,” harap Richard.



Sumber : www.thejakmania.net
Selengkapnya...

Senin, 18 Juli 2011

Persija Rombak Skuad


Kans besar tampil di Piala AFC membuat Persija Jakarta segera berbenah. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu berencana akan merombak skuadnya guna menghadapi even tingkat Asia itu. Sejumlah pemain yang minim kontribusi akan didepak.

Isyarat itu dikemukan oleh Sekretaris Umum Persija Benny Erwin. Langkah itu akan diambil setelah pengurus klub ibu kota ini menggelar Rapat Luar Biasa (RLB) pada 30 Juli nanti.

“Kami akan menggantinya dengan pemain yang lebih bagus,” ujarnya kepada INDOPOS kemarin. Siapa saja pemain yang akan didepak, Benny mengatakan, masalah itu akan diserahkan kepada tim pelatih Macan Kemayoran yang dipimpin Rahmad Darmawan.

“Mereka yang lebih tahu masalah itu. Siapa saja pemain yang harus dipertahankan dan yang harus dicoret,” katanya. Sayang, RD – sapaan Rahmad Darmawan – yang diharapkan bisa fokus menyiapkan timnya, konsentrasinya kini terpecah. Itu karena RD ditunjuk sebagai asisten pelatih timnas Indonesia untuk SEA Games dan kualifikasi Pra Piala Dunia menghadapi Turkmenistan.

Tapi, Benny mengaku tidak terlalu khawatir dengan masalah itu. RD dinilainya pelatih profesional yang bisa membagi waktu dan konsentrasinya. “Hingga saat ini RD masih tercatat sebagai pelatih Persija. Kami yakin dia profesional meski saat ini ditunjuk sebagai asisten pelatih timnas,” tuturnya.

Apakah Persija akan meminta kompensasi ke PSSI? Erwin mengaku, pihaknya tidak pernah berpikir kompensasi atas ditunjukkan RD sebagai asisten pelatih timnas. Justru kubu Macan Kemayoran bangga pelatihnya dipakai untuk membesut tim Merah Putih. “Itu demi kepentingan bangsa. Sebab itu, kami tidak pernah berpikir kompensasi untuk kepentingan masyarakat luas. Yang penting, RD bisa membagi konsentrasinya buat Persija dan timnas. Dan, kami yakin dia bisa,” pungkasnya.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 31 Mei 2011

PT Liga Haruskan Laga Terakhir Persija di Jakarta


PT Liga Indonesia (Liga) hanya menyetujui dua laga homeusiran bagi Persija Jakarta.Klub berjuluk Macan Kemayoran itu harus bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),Jakarta,pada laga kandang penutup musim ini.

Persija memang terus dibayangi problem perizinan menggelar laga kandang di SUGBK,meski Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 mendekati akhir. Macan Kemayoran sebelumnya terancam gagal menggelar seluruh partai home sisa di SUGBK karena faktor keamanan. Semua karena efek sikap reaktif dari pendukungnya.

Oknum Jakmania, pendukung Persija,yang liar dan tak terkoordinasi sebelumnya melakukan perusakan fasilitas umum seusai bentrok Persija kontra Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura,beberapa waktu lalu.

CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan,Persija diberikan toleransi dua partai home usiran.”Kemarin,kami sudah menerbitkan rekomendasi bagi Persija menggelar homedi luar Jakarta. Tapi, rekomendasi tersebut hanya untuk dua laga kandang terdekat,”kata Joko, dua hari lalu.

Macan Kemayoran sebelumnya sudah menetapkan Stadion Manahan,Solo, sebagai venuedua home awal. Arena tersebut akan digunakan Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk menjamu Semen Padang (SP) pada Kamis (2/6). Selang tiga hari berikutnya, mereka menghadapi Pelita Jaya. Joko lalu menambahkan, Persija harus mengupayakan laga home penutup digelar di SUGBK.

”Dua laga awal memang tidak ada izin. Tapi, partai kandang terakhir harus digelar di Jakarta.Mereka harus mengupayakan izin laga normal di SUGBK,”lanjutnya.

Bepe dkk akan menjalani laga home penutup kompetisi menjamu PSPS Pekanbaru pada Minggu (19/6). Sepanjang ISL 2010/2011, Persija sedikitnya sudah menjalani tiga home usiran.Mereka harus menjalani home pembuka musim ini di Stadion Jatidiri, Semarang, ketika menjamu Persela Lamongan pada 16 Oktober lalu. Kala itu Persija menang 2-0. Lalu,mereka terusir dari Jakarta karena penyelenggaraan KTT ASEAN 2011. Persija sukses melewati homeusiran kedua saat menjamu Persisam Putra Samarinda di Stadion Manahan dengan skor akhir 7-2,Sabtu (23/4).

Saat itu,sebanyak 9.504 Jakmania ikut memberikan dukungan langsung.Macan Kemayoran juga meneruskan performa positif di luar.Mendapat suntikan 9.532 Jakmania,Persija menang 4-1 atas Bontang FC di Stadion Manahan pada Rabu (27/4). Ketua Umum Persija Toni Tobias mengatakan,masalah administrasi dua homeusiran awal sudah selesai.

”Surat izin menggelar dua homeusiran Persija sudah turun.Sudah tidak ada masalah. Tapi,kami belum bisa memberikan jaminan home terakhir bisa digelar di SUGBK,”ujarnya. Toni menjelaskan,kepastian home terakhir di SUGBK harus menunggu sikap aparat kepolisian selaku pemberi izin keramaian. Namun,problem bertambah bila aparat kepolisian tidak mau memberikan toleransi kebijakan.

Sebelumnya mereka mau memberikan izin laga kandang Persija di SUGBK,tapi tanpa penonton.Bila pertandingan digelar tanpa penonton,beban pendanaan tinggi harus ditanggung Persija. ”Izin laga dengan penonton tetap kewenangan pihak kepolisian. Tapi,kami akan melakukan lobi.Semoga kami mendapat jawaban bagus,”tandas Toni.






Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Masih Ambisi Jadi Juara


Langkah Persija Jakarta menuju tangga juara Indonesia Super League (ISL) musim ini makin berat. Menyusul hasil imbang 3-3 saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Minggu (29/5) petang, Bambang Pamungkas dkk harus mengoptimalkan laga sisa. Sebab, Macan Kemayoran – julukan Persija – masih tertahan di peringkat tiga dengan poin 41. Tertinggal 7 poin dari pimpinan klasemen Persipura Jayapura yang sudah mengemas 48 poin.

Meski begitu, Macan Kemayoran tetap optimistis bisa mengangkat tropi juara musim ini. “Ya, meski sangat kecil, tapi peluang juara masih ada,” ungkap Pelatih Persija Rahmad Darmawan kepada INDOPOS kemarin. Rahmad mengaku, bukan pekerjaan mudah bagi anak asuhnya bisa mengejar ketertinggalan poin dari Persipura. Apalagi di laga berikutnya tim ibu kota ini bakal kehilangan pemain kunci Oliver Makor.

Makor tak dapat memperkuat Persija karena dipanggil memperkuat timnas Liberia. Tapi, Persipura juga bernasib sama. Mereka kehilangan pemain kuncinya Zah Rahan yang juga dipanggil timnas Liberia. Sebab itu, RD – panggilan akrab Rahmad Darmawan – tetap yakin peluang Persija menjadi juara ISL musim ini belum tertutup.

Yang penting, di laga selajutnya termasuk menghadapi Semen Padang, Kamis (2/6) nanti, Greg Nwokolo Cs tidak kehilangan poin. “Kami akan fokus di sisa laga termasuk melawan Semen Padang nanti,” tandasnya. Menghadapi anak asuhan Nilmaizar, RD akan menggembleng mental skuadnya. Pelatih yang turut membawa Persipura dan Sriwijaya merengkuh gelar juara Liga Indonesia itu mengungkapkan, mental tim Orange belum matang. “Mental pemain masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kami.

Mereka kerap goyah ketika menghadapi wasit yang kurang fair. Padahal selalu diingatkan, apapun keputusan wasit harus tetap kita terima walaupun itu menyakitkan. Tapi ternyata, pemain belum bisa,” tambahnya. Selain itu, RD juga akan menyiapkan pengganti Makor. Nah, mencari pengganti Makor bukan pekerjaan gampang.

Pasalnya, Syamsul Bachri Choirudin masih dibekap cedera. Tapi, dia masih mempunyai dua pemain alternatif, yakni Toni Sucipto dan Agus Indra. Namun, RD belum dapat memastikan siapa yang akan ditunjuk. Sebab, pria yang juga anggota TNI AL itu, mempunyai alternatif lain, yaitu mendorong Erick Bayemi ke tengah. “Ya, Bayemi sebenarnya juga bisa bermain di tengah. Tapi, kami ingin lihat dulu dalam simulasi nanti, siapa yang lebih tepat menjadi pengganti Makor,” pungkasnya




Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 25 Mei 2011

Greg Ngotot Ingin Naturalisasi


Rencana pemain Persija Jakarta Greg Nwokolo untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI) ternyata tidak main-main. Pemain asal Nigeria itu menyebutkan proses naturalisasi dirinya masih terus berjalan. Rencana itu merupakan bagian dari tekadnya untuk memperkuat timnas Indonesia.

”Saya sudah bicara dengan pihak terkait, yakni BTN (Badan Tim Nasional,Red), bahwa semua urusan administrasi akan rampung,” kata Greg saat ditemui wartawan di launching sepatu baru produk League “Matrix “ di Lapangan Timnas, Senayan, kemarin sore.

Proses naturalisasi di Indonesia memang sudah menjadi tren. Setelah Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain-pemain profesional yang melakukan naturalisasi diprediksi akan terus terjadi. Namun bedanya, Greg yang meminta menjadi WNI karena cintanya dengan Indonesia.

”Saya sangat suka dengan Indonesia, kalau saya masuk timnas, tentu saya akan lebih senang,” jelas mantan pemain Persis Solo itu.

Pemain yang sudah mencetak 6 gol dan 12 umpan menjadi gol di Persija musim ini itu tentu juga sedih dengan kondisi yang terjadi di Kongres PSSI, beberapa waktu lalu. Greg berharap Indonesia tidak terkena hukuman atau sanksi.

”Sangat disayangkan apalagi kongres yang tidak memiliki keputusan itu tidak berakhir sempurna. Yang lebih menyedihkan tentu saja jika Indonesia terkena hukuman,” kata pemain yang hobi dengan musik hip-hop itu.

Sementara itu, League sebagai sponsor utama apparels Persija Jakarta selama dua musim kompetisi Indonesia Super League berturut-turut, yaitu musim 2009/10 dan 2010/11, bangga dengan keputusannya itu. Greg menggunakan produk League Matrix yang berwarna oranye senada dengan warna jersey tim Persija, yakni League Soccer, Matrix!



sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 23 Maret 2011

Berita Bola: Rahmat Anggap Wajar Kekalahan Persija


JEPARA - Pelatih Persija Jakarta Pusat, Rahmad Darmawan, menyatakan tuan rumah Persijap wajar menang atas tim asuhannya (4-1) pada laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Liga Super.

"Mereka mampu memanfaatkan peluang melalui serangan balik dengan baik, sedangkan tim Persija banyak peluang tetapi selalu gagal," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan kedua tim di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Selasa petang.

Menurut dia, pada babak pertama, timnya lebih banyak menguasai pertandingan melalui serangan yang bervariasi dari pemain penyerang, sayap kanan, dan kiri.

Pada babak kedua, kata mantan pelatih Sriwijaya FC Palembang tersebut, pemainnya lebih intensif dalam melakukan serangan, tetapi serangan yang dibangun sering ditepis kiper Persijap M Yasir Samsudin yang tampil bagus pada pertandingan ini.

"Saya lihat anak-anak terburu melancarkan serangan sehingga ketika tuan rumah melancarkan serangan balik beberapa pemainnya kurang siap," katanya.

Menurut dia, Persijap wajar meraih kemenangan ini karena mereka mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki dan tidak terpancing dengan serangan beruntun yang dibangun timnya.

"Sekarang ini kita fokus untuk pertandingan melawan Persipura Jayapura (31/3) dan kami berharap anak-anak bisa melupakan kekalahan ini untuk menatap pertandingan berikutnya," katanya.


Sumber : www.bolaliar.com
Selengkapnya...

Persija Gagal Pangkas Jarak dengan Persipura

Persija Jakarta gagal mendekati perolehan poin pemuncak klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), Persipura Jayapura, setelah menyerah 1-4 atas tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa (22/3).

Meski menuai kekalahan, tim besutan Rahmad Darmawan itu masih tetap di posisi runner up dengan 32 poin, terpaut lima poin dari Persipura. Sementara bagi Persijap, kemenangan kali ini setidaknya membuat motivasi mereka untuk keluar dari zona merah sedikit terangkat, meski masih di peringkat 13 dengan 17 poin.

Meski bermain di kandang lawan, Persija justru mampu memiliki beberapa peluang di awal-awal babak pertama. Sebuah tendangan keras Agu Casmir di menit kedelapan, masih di blok dengan baik kiper Persijap, M. Yasir.

Selang beberapa menit kemudian, giliran Greg Nwokolo yang membahayakan gawang Yasir untuk kali kedua. Lagi-lagi Yaisr harus jatuh bangun dan berhasil memblok sebuah sepakan dari gelandang sayap Persija, M. Ilham di menit ke-21.

Di menit ke-23, publik stadion terdiam setelah Persija mampu unggul lebih dulu melalui Agu memaksimalkan umpan Greg. Gol ini membuat Persijap langsung berupaya membalas dan sebuah peluang melalui Beto Goncalves masih sedikit melebar di sisi kanan gawang Hendro kartiko di menit ke-25. Selang tiga menit kemudian, giliran tandemnya, Gendut Doni Christiawan hampir mengoyak jala Persija jika saja tendangannya tak menerpa mistar gawang.

Pelatih Persijap, Suimin Diharja, bersorak kegirangan setelah kapten Evaldo Silva baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-30 memanfaatkan umpan Jose Sebastian. Bahkan Persijap nyaris berbalik unggul jika dua peluang Gendut di masa akhir pertandingan tak melebar dan diamankan Hendro.

Di babak kedua, permainan kedua tim masih sama silih berganti serangan. Lagi-lagi Yasir menggagalkan upaya Persija untuk mencetak gol melalui Greg dan M. Ilham dengan membloknya.

Di menit ke-61 sebuah serangan balik sukses diperagakan Persijap dengan terciptanya gol oleh Beto. Gol ini tak luput dari kegagalan Hendro yang menepis bola hasil sepakan Jose Sebastian. Bola muntah langsung disambut mantan pemain Persipura Jayapura itu sekaligus gol pertamanya musim ini sejak ia cedera dan hijrah ke Persijap.

Menit ke-67, Bambang Pamungkas membuang peluang emas seteah gagal menaklukkan Yasir yang sudah tinggal berhadapan dengannya. Usaha Persija untuk menyamakan kedudukan selalu kandas meski beberap peluang mampu diciptakan melalui Aliyudin, Samsul Bachri dan Greg di depan mulut gawang Persijap.

Justru gawang mereka kembali bobol melalui pemain pengganti Rizky Novriansyah di menit ke-82 dan satu gol lagi oleh Beto di masa akhir pertandingan yang menjadikan skor akhir 4-1 untuk kemenangan "Laskar Kalinyamat".


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 08 Februari 2011

Persija Melawan Beban Ganda


Persija Jakarta sepertinya tidak akan mudah melumat lawan selanjutnya, Bontang FC. Bertempat di Stadion Mulawarman, Bontang, tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan melawan tim yang sedang mengalami grafik meningkat Bontang FC dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL), 10 Februari, nanti.

”Kita akan melawan tim yang punya tren baik. Motivasi mereka akan berbeda saat berjumpa dengan kami. Kita harus melawan teknis dan kepercayaan diri lawan,” jelas Rahmad Darmawan pelatih Persija kepada INDOPOS kemarin.

Ya, Bontang FC beberapa waktu lalu sukses menahan imbang Semen Padang di kandangnya. Sebelumnya, tim besutan Fachri Husaini ini sukses meraih tiga angka di dua laga kandangnya. ” Itu artinya pemain jangan sampai anggap remeh,” kata ayah dua anak itu.

Persija sudah tiba di Balikpapan kemarin siang. Ismed Sofyan dkk langsung melakoni jalan darat menuju Bontang selama empat jam. ”Kami membawa seluruh pemain ke Bontang,” kata mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Maklum, usai bermain melawan Bontang, Persija kembali melakoni lanjutan DISL melawan Persisam Samarinda, 13 Februari, di Stadion Segiri, Samarinda. "Pemain akan tampil full tim. Tidak ada akumulasi kartu kuning maupun cedera,” jelas pria yang pernah menjadi asisten pelatih Persikota itu kemarin.

Seperti diketahui, Kans Persija Jakarta untuk terus merangsek ke papan atas DISL terus terbuka. “Skema permainan akan bisa kami jalankan semuanya, karena saya banyak pilihan, semoga pemain bisa terus mempertahankan kemenangan demi kemenangan,” kata RD-sapaan akrab Rahmad Darmawan.

Rahmad mengaku dengan sudah bisa bermainnya Greg Nwokolo usai menjalani hukuman akumulasi kartu kuning serta sudah bisa merumput membuat lini depan dan tengah Persija semakin hidup. Mantan pelatih Persipura Jayapura itu akan leluasa dalam melaksanakan skema permainan dengan baik. RD mematok target mampu meraih poin penuh saat bertandang melawan Bontang.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 26 Januari 2011

Ulasan Bola: Jamu Persijap, Dua Pilar Persija Absen


JAKARTA—Persija Jakarta dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi sepakbola Liga Super Indonesia, di stadion GBK, Jakarta, Sabtu (29/1) mendatang. Dua pilar inti, Greg Nwakolo dan Samsul Khaerudin bakal absen dalam laga itu.

Menurut asiseten pelatih, Francis Wewengkang, kedua pemain andalan Macan Kemayoran ini tidak bisa turun karena terkena akumulasi kartu kuning.

Francis yang juga mantan punggawa Persija ini mengakui absennya dua pemain ini bakal mempengaruhi permainan tim, terutama Greg. Priah yang biasa dipanggil Enal ini mengakui Greg merupakan pemain vital di dalam skuadnya. "Jujur saja, kehilangan Greg di pertandingan memang masalah besar," ujarnya seperti dikutip indopos.

Menurut Enal, Greg adalah pemain yang mahir dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan. Drible bola dan kejeliannya dalam memanfaatkan peluang di depan gawang lawan merupakan kelebihan pemain bernomor punggung 10 itu.

Kendati demikian, Enal tak terlalu risau karena pemain pelapis Persija banyak yang memiliki tipikal permainan yang mahir dalam men-dribbling bola dan piawai dalam menahan posisi bola seperti Greg.

"Dalam satu pekan latihan ini, kami akan cari siapa yang pas menempati posisi itu," jelasnya.


Sumber : www.bolailiar.com
Selengkapnya...

Selasa, 25 Januari 2011

Alan Marta Berlatih Bersama Persija

JakOnline -Ada sesuatu yang berbeda di latihan Persija Selasa sore ini, 25/1 di GOR Ciracas. Jakarta Timur dimana tampak terlihat Alan Marta, pemain jebolan SAD Indonesia Uruguay yang terlihat ikut bergabung mengikuti latihan bersama pemain – pemain Persija lainnya.
Pemain yang berposisi sebagai striker ini tampak melahap porsi latihan yang diberikan oleh Coach RD (Rahmat Darmawan Red,) dalam latihan tadi sore. Pemain yang memiliki postur kecil untuk ukuran striker ini adalah tandem Syamsir Alam di SAD Indonesia, namun dengan posturnya yang memiliki tinggi 164 Cm ini sering kali melawati beberapa pemain lawan hingga 3-4 orang.

Alan Marta juga pernah mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol sebanyak 4 kali dalam waktu 10 menit saat kualifikasi Piala Asia u16 melawan Vietnam di Stadion Lebak Bulus medio 2007 yang lalu, 4 golnya tersebut mengantarkan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia u16.

Setelah menyelesaikan latihan sore ini 25/1, Crew Jak Online berkesempatan melakukan wawancara singkat dengan Alan Marta, berikut adalah petikan wawancaranya :

JO : Bagaimana ceritanya anda bisa ikut latihan bersama Persija

Alan Marta : Coach RD menghubungi saya, dia bilang kalau memang belum ada klub bisa ikut latihan bersama kami Persija, dan saya pun merespon ajakan tersebut untuk ikut latihan bersama Persija.

JO : Mulai kapan anda latihan bersama Persija?

Alan Marta : Saya mulai ikut latihan Senin 24/1.

JO : Status anda di Persija apa saat ini?

Alan Marta : Saya masih magang, dan saya beruntung bisa menambah ilmu dan pengalaman saya bersama team besar seperti Persija, dan tentunya bisa mengambil pelajaran yang berharga dari striker senior di Persija seperti Bambang Pamungkas, dan Aliyudin. Dan kedepannya apabila di butuhkan dan di Percaya membela Persija pastinya suatu kebanggan tersendiri buat saya.

JO : Oke semoga sukses.

Alan Marta : Terimakasih, mudah – mudahan saya bisa bergabung dengan Persija, sambil berlalu menuju bis untuk kembali ke Mess.


Sumber : Jak Online
Selengkapnya...

Jumat, 21 Januari 2011

Rahmad Darmawan Kecewa Wasit


Greg Nwokolo sempat memberikan asa pada Persija di Stadion Mandala, Jayapura. Namun, Pelatih Persija Rahmad ’RD’ Darmawan menyebut wasit berpihak tuan rumah.

Saat dijamu Persipura, Persija kembali mengeluhkan kepemimpinan wasit. Klub Ibu Kota berjuluk Macan Kemayoran ini kalah dari tuan rumah Persipura dengan skor tipis 1-2, kemarin. Pada laga ini Macan Kemayoran yang sempat mencuri gol melalui Greg gagal mempertahankan keunggulan. Persija memang mengejutkan tuan rumah setelah pemain asal Nigeria itu mencetak gol pada menit ke-62.

Anak-anak Jakarta sebenarnya berpeluang memperbesar kemenangan. Tapi, wasit menganulir gol Oliver Makor pada menit ke-76. Kemenangan di depan mata akhirnya buyar setelah striker tuan rumah Boaz Solossa memborong dua gol bagi Persipura. Boaz mencetak gol pada menit ke- 70 dan menit ke-86 sehingga membawa Persipura mampu mengamankan poin penuh di kandang. Selepas laga, RD mengungkapkan kepemimpinan wasit terlalu berpihak kepada tuan rumah.

”Kami sangat menyayangkan hasil akhir pertandingan. Bukan karena kalah, tapi kami menyayangkan sikap wasit. Wasit terlalu berpihak kepada tuan rumah. Kami seharusnya bisa menambah gol. Tapi, lagi-lagi di luar dugaan wasit memutuskan lain,” tandas RD. Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk sebelumnya mengeluhkan sikap wasit saat dijamu Persiwa Wamena, Senin (17/1). Saat itu Macan Kemayoran takluk 0-2.

Namun, Persija menyatakan terjadi pelanggaran sebelum gol tersebut tercipta. Sebelum mencetak gol pertama, pemain Persiwa melakukan pelanggaran terhadap kiper Hendro Kartiko. Lalu sisanya aksi pemukulan terhadap bek Persija A Marzukih yang berujung pada gol kedua. Untuk laga di kandang Persipura, RD menambahkan, asisten wasit baru menyatakan bola hasil tusukan Greg keluar setelah Makor mengoyak gawang Mutiara Hitam, julukan Persipura.

”Asisten wasit menyatakan bola hasil tusukan Greg dari samping keluar setelah masuk ke gawang. Seharusnya sebelum passing dilakukan, dia sudah mengangkat bendera. Tapi, kami puas dengan permainan tim. Pemain sudah menampilkan sesuatu yang luar biasa sehingga unggul lebih dulu,” cetus mantan arsitek Sriwijaya FC (SFC) ini.

Kembali takluk membuat Macan Kemayoran gagal total saat menjalani tur berat di Papua. Koleksi nilai Bepe dkk saat ini masih tertahan pada angka 17 dari 10 laga. Mereka juga gagal merevisi sejarah pertemuan kontra Mutiara Hitam. Dari 11 laga, Bepe dkk kalah tujuh kali, sisanya seri. Di luar problem sikap dan kepemimpinan wasit, catatan tetap diberikan kepada amunisi Persija.

”Wasit sudah kacaukan konsentrasi pemain. Tapi, seharusnya pemain bisa fokus 90 menit di lapangan,” tutur RD, soal evaluasi anak asuhnya.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Jumat, 07 Januari 2011

Nuansa Emosi Musafri


Bentrok menghadapi Persija Jakarta Minggu (9/1) lusa bakal menghadirkan nuansa sarat emosi bagi T.A Musafri. Bagaimana tidak, penggawa Singo Edan bernomor punggung 29 itu merupakan eks pilar Macan Kemayoran (julukan Persija) musim lalu. Masih membekas memori manis kala membela tim kebanggaan warga ibukota di benak penyerang berusia 28 tahun itu.

Namun itu bukan halangan bagi Musafri untuk bertekad mengalahkan bekas klubnya. Sebagai pemain professional, dia paham tuntutan untuk memberikan yang terbaik bagi tim yang dibelanya. Sebagai pilar Arema musim ini, dia ingin menampilkan permainan terbaik demi kejayaan klub berlogo kepala singa.

Bagi mantan pemain Persiba Balikpapan itu, yang dipikirkannya saat ini adalah mengantar timnya meraih kemenangan, tak peduli bermain di manapun.

“Yang pasti, kita mau cari poin untuk terus mengejar posisi puncak klasemen. Kita harus kejar Persipura dan perlebar jarak dengan tim lain. Jadi siapapun lawannya, saya harus antar Arema meraih kemenangan dulu,” ungkap suami Anita itu kepada Malang Post.

Selama ini, pemain kelahiran Ternate ini memang belum mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Miroslav Janu. Dalam memperebutkan posisi starter, Musafri kerap kalah bersaing dengan M Ridhuan atau pun M Fachrudin yang berposisi sebagai penyerang sayap. Namun, bapak dua anak ini tak lantas putus asa.

“Saya belum tahu bakal diturunkan atau tidak lawan Persija nanti. Selama ini mungkin saya belum dipercaya penuh. Pelatih punya kebijakan tersendiri. Saya selalu siap dimainkan kapan pun,” ujarnya mantap.

Kini kesempatan emas datang. Musafri berpeluang menjadi starter saat Arema menantang Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Minggu malam. Menyusul cedera yang diderita Yongki Aribowo dan dipanggilnya Dendi Santoso mengikuti seleksi timnas U-23, membuat opsi lini depan berkurang. Musafri berkesempatan menunjukkan kualitasnya sebagai striker yang masih tajam andai benar-benar diturunkan pelatih.

Meski begitu, eks pilar PSS Sleman itu tak mau berandai-andai. “Bagi saya, yang penting usaha maksimal. Kalau diberi kesempatan bermain, saya akan bantu tim meraih kemenangan. Saya akan tunjukkan permainan terbaik. Alhamdulilah kalau bisa cetak gol juga,” tutur pemain yang mengawali karier professional di Persiba Bantul pada 2002 silam.

Sejauh ini, sumbangsih Musafri bagi tim memang belum banyak. Minim kesempatan tampil membuat ayah dari Kayla dan Gianina ini belum kunjung mencetak gol perdana di ISL musim ini.

“Kalau bisa cetak gol, akan saya persembahkan buat masyarakat Malang, khususnya Aremania dan fans. Karena saya belum memberi banyak buat Aremania. Saya juga ingin kasih gol untuk keluarga saya,” terang mantan andalan Persiter Ternate ini.

Datang sebagai pemain kubu rival dan bakal bermain di hadapan ribuan suporter The Jakmania yang pernah memujanya, jelas membawa beban tersendiri bagi seorang pemain sepakbola. Namun hal itu tidak dianggap sebagai hal yang perlu ditakuti oleh Musafri.

“Hal-hal seperti itu sudah biasa bagi saya. Pengalaman bermain di banyak klub membuat saya lebih kuat mengatasi tekanan suporter. Bahkan teror suporter lawan sepertinya sudah menjadi bagian dari sepakbola,” jawabnya menanggapi.


Sumber :www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Kamis, 06 Januari 2011

Persija Lawan Arema Tanpa Makor


Persija Jakarta akan menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011, Minggu 9 Januari 2011. Dalam duel ini, Persija dipastikan kehilangan satu pilar intinya, Oliver Makor.

Persija akan menjamu Arema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Menurut Pelatih Persija, Rahmad Darmawan, Makor dipastikan absen dalam duel ini karena akumulasi kartu kuning.

"Seluruh pemain dalam kondisi siap. Satu-satunya pemain yang tidak bisa tampil hanya Oliver Makor yang mengalami akumulasi kartu," kata Rahmad saat dihubungi VIVAnews, Rabu 5 Januari 2010.

Meski demikian, Rahmad tidak panik menghadapi situasi ini. Pasalnya, masih ada pemainnya yang bisa mengisi posisi pemain Prancis tersebut.

Sementara itu, kondisi para pemain Persija yang tampil di Piala AFF 2010 sudah semakin baik. Muhamad Nasuha, Bambang Pamungkas dan Tony Sucipto bahkan sudah ikut latihan bersama dengan pemain-pemain lainnya. Meski demikian, Rahmad masih tetap memantau perkembangan ketiga pemain tersebut.

"Kita masih lihat perkembangannya sebelum memutuskan untuk menurunkan mereka saat bertemu Arema," kata Rahmad.

Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP