Jumat, 07 Agustus 2009
Rabu, 15 Juli 2009
Kesetiaan Greg Terhadap Persija
| |
| Ditulis Oleh admint | |
| Friday, 10 July 2009 | |
| Meski baru satu musim bersama Pesija, Greg Nwokolo telah menunjukan kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar bersama pemain yang lain. Namun sayang, tim kebanggaan kita tidak meraih satu pialapun (ISL atau Copa) di musim 2008/2009. Memasuki musim kompetisi ISL 2009/2010, pemain yang satu ini rupanya laris manis dilirik tim perserta ISL lainnya berkat aksinya. Menurut pengamatan tim redaksi JO, beberapa tim ISL tertarik dengan aksi maut pemain yang memiliki dua kewarganegaraan ini, bahkan menurut kabar yang beredar diberbagai media, Greg telah "dipinang" oleh Sriwijaya FC, bahkan tim yang baru saja merebut gelar Copa Indonesia untuk kedua kalinya itu sudah menyiapkan dana yang cukup besar untuk membawa Greg ke Kota Palembang. Namun hal tersebut tidak terbukti, info yang didapat crew JO dari Asisten Manajer Bung Ferry, Greg masih tetap memilih Persija sebagai klubnya untuk mengarungi musim 2009/2010. Saat ini negosiasi dengan pemain yang sering meliuk dari sisi kiri ini, sudah mencapai 90%, semoga yang 10% bukan halangan bagi Greg untuk tetap bermain di tim Macan Kemayoran. saat ini, Greg merasa nyaman berada di tim Persija baik dengan rekan setim, manajemen maupun dengan supporter Persija.*(don) kutipan dari www.jakmania.org |
Senin, 22 Juni 2009
SUMPAH SETIA THE JAK MANIA CIBINONG
Mania yang ada di Kota Cibinong, walaupun nyawa kami yang jadi taruhannya
dan kami berjanji akan menjadikan Cibinong lautan ORANGE!!!
THE JAK...........MANIA
Kamis, 18 Juni 2009
PROFILE TEAM PERSIJA
Berdiri : 1928
Alamat : Graha Wisata GOR Ragunan Lt 2 Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Telepon : 021-7818160
Ketua Klub : Toni Tobias
Stadion : Gelora Utama Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Sejarah Singkat
Persija adalah singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta, sebuah klub sepakbola profesional yang berbasis di ibu kota.
Saat ini, tim berjuluk Macan Kemayoran merupakan salah satu kontestan Superliga 2008/09. Kompetisi kasta tertinggi di pentas sepakbola nasional yang baru pertama kali digulirkan musim ini.
Didirikan pada tahun 1928, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ), tim ini adalah merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan persatuan sepakbola seluruh Indonesia (PSSI).
Hal itu ditandai dengan keikutsertaan wakil VIJ Mr Soekardi, dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta pada Sabtu 19 April 1930.
Sempat menjadi jawara di era Perserikatan, klub ini semakin bersinar di era sepakbola profesional, setelah mendapat dukungan dan perhatian yang besar dari Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kala itu.
Sayang seiring dengan lengsernya pria yang akrab di sapa Bang Yos itu, maka kondisi keuangan Persija menjadi tidak jelas. Hal itu setelah dana Anggaran dan Pendapatan Belaja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang selama ini menopang kehidupan tim, tak lagi bisa dinikmati.
Akibatnya Persija mengalami krisis finansial yang hingga saat ini masih terus dialami tim yang memiliki pendukung fanatik yang cukup besar bernama Jak Mania.
Kiprah Di Superliga 2008/09
Di pertandingan awal Superliga, Persija sempat menggembrak dengan mendulang tujuh kemenangan, sekali seri dan sekali kalah, dari sembilan laga yang mereka mainkan. Sayang setelah itu mereka sempat mencetak hattrick kekalahan secara beruntun. Terlebih dengan kekalahan tragis dari tuan rumah Persipura dengan skor telak 6-0.
Hal tersebut ditengarai akibat krisis finansial yang belum juga berakhir, sehingga mental bertanding Ponaryo Astaman dan kawan-kawan terganggu. Maklum saja, karena krisis finansial itu membuat pemain belum menerima gaji selama beberapa bulan.
Peluang Juara
Sebagai tim yang boleh dikatakan bertabur bintang, Persija Jakarta punya kans yang cukup besar untuk tampil sebagai juara Superliga musim ini.
Meski demikian, bukan perkara mudah bagi tim ibu kota ini untuk bisa tampil menjadi yang terbaik. Pasalnya, mereka harus bisa bersaing dengan tim papan atas lainnya yang juga punya ambisi yang sama. Terlebih dengan kondisi finansial yang belum jelas.
skuad Persija di Liga Super 2008
GK: Hendro Kartiko, Iswan Karim, Firmansyah
B: Ismed Sofyan, Herman Abanda, Pierre Njanka, Leo Saputra, Bahtiar, Leonard Tupamahu, Danan Puspito, Wasiatul Akmal
T: Greg Nwokolo, Ponaryo Astaman, Robertinho, M. Ilham, Ramdani Lestaluhu, Gangga Mudana, Supriyono, Ade Suhendra, Agus Indra
D: Bambang Pamungkas, Aliyudin, Melky Pekey, Lopez
Nama Klub : Persija Jakarta
Julukan : Macan Kemayoran, The Jak
Berdiri : Jakarta, 28 November 1928
Alamat : Graha Wisata Gelanggang Olahraga Ragunan
Lt. 2 Pasar Minggu, Jaksel
Stadion : std. Gelora Bung Karno, Senayan & std. Lebak Bulus
Kapasitas : 88.000 & 15.000
Suporter : The Jakmania
Official Tim
Ketua Pengelola / Manajer Tim : H. Haryanto Badjoeri
Asisten Manajer 1 : M. Nigara
Asisten Manajer 2 : Ir. T. Ferry Indrasjarief
Pelatih Kepala : Danurwindo
Asisten Pelatih : Isman Jasulmei
Pelatih Kiper : Haryono
Pelatih Fisik : Agus Sugeng
Dokter Tim : Dr. Monas
Measseur : Jimmy
Prestasi Klub
1931 Juara - VIJ Jakarta (nama awal Persija)
1933 Juara - VIJ Jakarta (nama awal Persija)
1934 Juara - VIJ Jakarta (nama awal Persija)
1938 Juara - VIJ Jakarta (nama awal Persija)
1964 Persija Jakarta
1973 Persija Jakarta
1975 Persija Jakarta dan PSMS Medan (juara bersama)
1977 Persija Jakarta
1979 Persija Jakarta
1990 Divisi Utama Peringkat 10
1995 Peringkat 12 Wilayah Barat
1995 Peringkat 13 Wilayah Barat
1996 Peringkat 10 Wilayah Barat
1998 Semifinalis
1999 Semifinalis
2001 Juara Liga Bank Mandiri
2002 8 Besar Liga Bank Mandiri
2003 Peringkat 7 Liga Bank Mandiri
2004 Peringkat 3 Liga Bank Mandiri
2005 Runner-Up Liga Indonesia
2005 Runner-Up Copa Indonesia
2006 Liga Indonesia 8 Besar
2006 Copa Indonesia Juara 3
2007 Copa Indonesia Juara 3
Senin, 15 Juni 2009
Tony Q
Pria asal kota Semarang Jawa Tengah, terlahir dengan nama Tony Waluyo Sukmoasih. Memulai karier bermusiknya sejak tahun 1989 dengan band Roots Rock Reggae. Biasa manggung dari kafe ke kafe atau acara pentas musik yang ada di Jakarta. Setelah bergabung dan membentuk banyak band reggae seperti Exodus Band, Rastaman Band, hingga akhirnya pada tahun 1994 membentuk band yang cukup terkenal sebagai pengusung aliran musik reggae di Indonesia pada masa itu yaitu Rastafara. Bersama Rastafara sempat merilis dua album “Rambut Gimbal” pada tahun 1996 dan “Gue Falling In Love” pada tahun 1997. Hampir semua lagu-lagu di album tersebut diciptakan sendiri oleh Tony Q,lirik lagunya kebanyakan bercerita tentang tema sosial, kemanusiaan, cinta dan tema kehidupan masyarakat sehari-hari. Salah satu lagunya yang cukup populer pada masa itu adalah ”Rambut Gimbal” sebuah istilah untuk style rambut Dreadlock dalam bahasa asing yang kemudian secara tidak langsung dijadikan istilah dalam bahasa Indonesia dan menjadi populer dikarenakannya lagu tersebut. Perbedaan Rastafara pada saat itu dengan band reggae lainnya adalah karena mereka berhasil memasukan dan memadukan unsur-unsur musik tradisional dengan gaya khas Indonesia kedalam musiknya sehingga terbentuklah musik reggae ala Indonesia yang bisa terlepas dari bayang-bayang musik reggae dunia seperti Bob Marley, UB40 atau Jimmy Cliff. Penggunaan alat-alat musik tradisional seperti Kendang sunda atau Gamelan jawa juga ikut menambah warna musik Indonesia didalam lagu-lagu Rastafara. Dan pada aransemen musiknya sepintas juga terlihat unsur-unsur musik melayu atau bahkan musik khas daerah sumatera utara dan sumatera barat. Pada tahun 1997 Rastafara memutuskan untuk vakum dalam bermusik, hingga akhirnya Tony Q memutuskan untuk membentuk band baru dengan tetap membawa nama Rastafara. Maka pada tahun 1998 terbentuklah Tony Q & New Rastafara, dengan format band additional player. Tetapi kemudian Tony Q memutuskan untuk bersolo karier dengan tetap membawa nama bandnya Tony Q Rastafara, yang berhasil merilis album pada tahun 2000 yaitu ”Damai Dengan Cinta”. Pada album ke tiganya ini lah Tony Q mulai menapaki puncak kariernya dalam musik reggae di Indonesia, karena album inilah seorang Professor di bidang musik dari Canada memberikannya referensi untuk mengirimkan demo untuk ikut dalam ajang Bob Marley Festival di Amerika. Pihak penyelenggara Festival tersebut menyukai lagu-lagu yang ada di album tersebut dan kemudian mengundang Tony Q untuk tampil diacara tersebut pada tahun 2002, tapi sayang sekali Tony Q beserta rombongannya tidak mendapat izin visa dari Kedutaan Amerika dikarenakan alasan keamanan terkait dengan Tragedi WTC 11 September di Amerika yang terjadi berdekatan dengan rencana keberangkatan Tony Q ke Amerika. Pada tahun 2003 albumnya yang ke empat berjudul ”Kronologi” di rilis, lagu pada album tersebut merupakan kumpulan dari beberapa lagu dari album-album sebelumnya dan juga beberapa lagu yang belum sempat dirilis. Kemudian pada tahun 2005 Tony Q kembali merilis albumnya yang terbaru bertitel ”Salam Damai” dengan membawa misi dan visi yang ingin disampaikan tentang perdamaian, dalam album ini Tony Q mencoba menggabungkan musik reggae dengan unsur musik orchestra tetapi tidak lupa memasukan unsur tradisional bahkan pada album ini terdapat juga lagu-lagu dengan lirik bahasa sunda dan jawa yang semakin menambah kental unsur tradisional Indonesia dalam musik reggae. Prestasi terbaru yang diraih oleh Tony Q di penghujung tahun 2005 adalah masuknya salah satu lagu dari album ketiganya ”Damai Dengan Cinta” yaitu ”Pat Gulipat” ke dalam Album kompilasi musik dunia Putumayo World Music dengan titel ”Reggae Playground” yang rencananya akan dirilis secara Internasional pada bulan Februari 2006. Sebagai satu-satunya wakil dari benua Asia hal ini juga tidak saja mengaharumkan nama Tony Q sendiri tetapi juga nama Indonesia di mata dunia dan khususnya Musik Reggae ala Indonesia juga dapat lebih dikenal secara Internasional. TONY Q RASTAFARA OTOBIOGRAFI Nama : Tony Waluyo Sukmoasih Nama panggilan : Tony Q Nama musisi : Tony Q Rastafara Tempat/Tgl Lahir : Semarang / 27 April 1961 Album 1.Rambut Gimbal (1996), Hemagita Record/BMG 2.Gue Fallin In Love (1997), Hemagita Record/BMG 3.Damai Dengan Cinta (2000), AK Production 4.Kronologi (2003), Indonesia Rasta Production 5.Salam Damai (2005), IM Production 6.Anak Kampung (2007), Tony Q Production & 267 Records Single & Kompilasi 1.Single ”Aku Anak Kampung”, (2005) IRR Compilation Album 2.”Pat Gulipat”, (Damai dengan Cinta, 2000) Putumayo World Music Prestasi 1.Headliners ”Bob Marely Festival” ,Houston TX , USA (2002) 2.Invitation ”Legend of Rastareggae Festival”, Houston TX,USA (2003-2005) 3.Putumayo World Music Album Compilation ”Reggae Playground” (2006) ALBUM & ARTIST MANAGEMENT CV.KOTAK ATIK (IM Production) Mailing Address & Office : Jl. Pulo Asem I C No.57 RT.015 RW.001 Kel.Jati Kec.Pulogadung Kotamadya Jakarta Timur 13220 Website: www.tonyqrastafara.net E-Mail : tonyqrastafara@gmail.com Phone : 021 - 4895326 FAX : 021 – 4757005 / 021 - 4895326 Contact Person : Nino HP : 0813 1990 1982 CDMA : 68159393 Ibnu HP : 0812 921 7757 CDMA : 70335613 Selengkapnya...
