Rabu, 20 Juli 2011

Jakmania Berharap Persija Tampil di Piala AFC


Persija Jakarta mendapat hikmah dari tidak digelarnya Piala Indonesia (PI) pada tahun ini. Itu karena, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut bakal menjadi wakil tim Indonesia yang tampil di Piala AFC.

Merujuk pada regulasi, jika PI ditiadakan maka tim yang berhak tampil di Piala AFC adalah tim yang finis di peringkat ketiga. Dengan demikian, Persija Jakarta yang berhak tampil karena finis di peringkat ketiga di klasemen akhir Indonesia Super Liga (ISL) musim ini.

“Tentu kami senang mendengar kabar ini. Tapi harus menunggu perkembangan selanjutnya,” tandas Sekretaris Jenderal the Jakmania Richard Ahmad kepada Bola.net, di Jakarta, Kamis (14/7).

Sayangnya, Persija memang masih harus bersabar menunggu. Sebab, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Koordinator Bidang Kompetisi, Sihar Sitorus, yang belum dapat memastikan mengenai tim yang berhak tampil di ajang Piala AFC.

Sihar hanya memberikan sinyal bahwa PI besar kemungkinan tidak digelar karena berbagai pertimbangan. Diantaranya aspek sponsor dan kesiapan panitia pelaksana kompetisi. Karena itu, wajar jika spekulasi yang berkembang Persija berhak tampil di Piala AFC.

Richard juga berharap, wacana tersebut bisa menjadi kenyataan. Sebab, tim kebanggaannya sudah lama tidak tampil di ajang internasional dan meraih juara.

“Ya, kami semua mengharapkan itu,” harap Richard.



Sumber : www.thejakmania.net
Selengkapnya...

Senin, 18 Juli 2011

Persija Rombak Skuad


Kans besar tampil di Piala AFC membuat Persija Jakarta segera berbenah. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu berencana akan merombak skuadnya guna menghadapi even tingkat Asia itu. Sejumlah pemain yang minim kontribusi akan didepak.

Isyarat itu dikemukan oleh Sekretaris Umum Persija Benny Erwin. Langkah itu akan diambil setelah pengurus klub ibu kota ini menggelar Rapat Luar Biasa (RLB) pada 30 Juli nanti.

“Kami akan menggantinya dengan pemain yang lebih bagus,” ujarnya kepada INDOPOS kemarin. Siapa saja pemain yang akan didepak, Benny mengatakan, masalah itu akan diserahkan kepada tim pelatih Macan Kemayoran yang dipimpin Rahmad Darmawan.

“Mereka yang lebih tahu masalah itu. Siapa saja pemain yang harus dipertahankan dan yang harus dicoret,” katanya. Sayang, RD – sapaan Rahmad Darmawan – yang diharapkan bisa fokus menyiapkan timnya, konsentrasinya kini terpecah. Itu karena RD ditunjuk sebagai asisten pelatih timnas Indonesia untuk SEA Games dan kualifikasi Pra Piala Dunia menghadapi Turkmenistan.

Tapi, Benny mengaku tidak terlalu khawatir dengan masalah itu. RD dinilainya pelatih profesional yang bisa membagi waktu dan konsentrasinya. “Hingga saat ini RD masih tercatat sebagai pelatih Persija. Kami yakin dia profesional meski saat ini ditunjuk sebagai asisten pelatih timnas,” tuturnya.

Apakah Persija akan meminta kompensasi ke PSSI? Erwin mengaku, pihaknya tidak pernah berpikir kompensasi atas ditunjukkan RD sebagai asisten pelatih timnas. Justru kubu Macan Kemayoran bangga pelatihnya dipakai untuk membesut tim Merah Putih. “Itu demi kepentingan bangsa. Sebab itu, kami tidak pernah berpikir kompensasi untuk kepentingan masyarakat luas. Yang penting, RD bisa membagi konsentrasinya buat Persija dan timnas. Dan, kami yakin dia bisa,” pungkasnya.



Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 31 Mei 2011

PT Liga Haruskan Laga Terakhir Persija di Jakarta


PT Liga Indonesia (Liga) hanya menyetujui dua laga homeusiran bagi Persija Jakarta.Klub berjuluk Macan Kemayoran itu harus bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),Jakarta,pada laga kandang penutup musim ini.

Persija memang terus dibayangi problem perizinan menggelar laga kandang di SUGBK,meski Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 mendekati akhir. Macan Kemayoran sebelumnya terancam gagal menggelar seluruh partai home sisa di SUGBK karena faktor keamanan. Semua karena efek sikap reaktif dari pendukungnya.

Oknum Jakmania, pendukung Persija,yang liar dan tak terkoordinasi sebelumnya melakukan perusakan fasilitas umum seusai bentrok Persija kontra Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura,beberapa waktu lalu.

CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan,Persija diberikan toleransi dua partai home usiran.”Kemarin,kami sudah menerbitkan rekomendasi bagi Persija menggelar homedi luar Jakarta. Tapi, rekomendasi tersebut hanya untuk dua laga kandang terdekat,”kata Joko, dua hari lalu.

Macan Kemayoran sebelumnya sudah menetapkan Stadion Manahan,Solo, sebagai venuedua home awal. Arena tersebut akan digunakan Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk menjamu Semen Padang (SP) pada Kamis (2/6). Selang tiga hari berikutnya, mereka menghadapi Pelita Jaya. Joko lalu menambahkan, Persija harus mengupayakan laga home penutup digelar di SUGBK.

”Dua laga awal memang tidak ada izin. Tapi, partai kandang terakhir harus digelar di Jakarta.Mereka harus mengupayakan izin laga normal di SUGBK,”lanjutnya.

Bepe dkk akan menjalani laga home penutup kompetisi menjamu PSPS Pekanbaru pada Minggu (19/6). Sepanjang ISL 2010/2011, Persija sedikitnya sudah menjalani tiga home usiran.Mereka harus menjalani home pembuka musim ini di Stadion Jatidiri, Semarang, ketika menjamu Persela Lamongan pada 16 Oktober lalu. Kala itu Persija menang 2-0. Lalu,mereka terusir dari Jakarta karena penyelenggaraan KTT ASEAN 2011. Persija sukses melewati homeusiran kedua saat menjamu Persisam Putra Samarinda di Stadion Manahan dengan skor akhir 7-2,Sabtu (23/4).

Saat itu,sebanyak 9.504 Jakmania ikut memberikan dukungan langsung.Macan Kemayoran juga meneruskan performa positif di luar.Mendapat suntikan 9.532 Jakmania,Persija menang 4-1 atas Bontang FC di Stadion Manahan pada Rabu (27/4). Ketua Umum Persija Toni Tobias mengatakan,masalah administrasi dua homeusiran awal sudah selesai.

”Surat izin menggelar dua homeusiran Persija sudah turun.Sudah tidak ada masalah. Tapi,kami belum bisa memberikan jaminan home terakhir bisa digelar di SUGBK,”ujarnya. Toni menjelaskan,kepastian home terakhir di SUGBK harus menunggu sikap aparat kepolisian selaku pemberi izin keramaian. Namun,problem bertambah bila aparat kepolisian tidak mau memberikan toleransi kebijakan.

Sebelumnya mereka mau memberikan izin laga kandang Persija di SUGBK,tapi tanpa penonton.Bila pertandingan digelar tanpa penonton,beban pendanaan tinggi harus ditanggung Persija. ”Izin laga dengan penonton tetap kewenangan pihak kepolisian. Tapi,kami akan melakukan lobi.Semoga kami mendapat jawaban bagus,”tandas Toni.






Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Masih Ambisi Jadi Juara


Langkah Persija Jakarta menuju tangga juara Indonesia Super League (ISL) musim ini makin berat. Menyusul hasil imbang 3-3 saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Minggu (29/5) petang, Bambang Pamungkas dkk harus mengoptimalkan laga sisa. Sebab, Macan Kemayoran – julukan Persija – masih tertahan di peringkat tiga dengan poin 41. Tertinggal 7 poin dari pimpinan klasemen Persipura Jayapura yang sudah mengemas 48 poin.

Meski begitu, Macan Kemayoran tetap optimistis bisa mengangkat tropi juara musim ini. “Ya, meski sangat kecil, tapi peluang juara masih ada,” ungkap Pelatih Persija Rahmad Darmawan kepada INDOPOS kemarin. Rahmad mengaku, bukan pekerjaan mudah bagi anak asuhnya bisa mengejar ketertinggalan poin dari Persipura. Apalagi di laga berikutnya tim ibu kota ini bakal kehilangan pemain kunci Oliver Makor.

Makor tak dapat memperkuat Persija karena dipanggil memperkuat timnas Liberia. Tapi, Persipura juga bernasib sama. Mereka kehilangan pemain kuncinya Zah Rahan yang juga dipanggil timnas Liberia. Sebab itu, RD – panggilan akrab Rahmad Darmawan – tetap yakin peluang Persija menjadi juara ISL musim ini belum tertutup.

Yang penting, di laga selajutnya termasuk menghadapi Semen Padang, Kamis (2/6) nanti, Greg Nwokolo Cs tidak kehilangan poin. “Kami akan fokus di sisa laga termasuk melawan Semen Padang nanti,” tandasnya. Menghadapi anak asuhan Nilmaizar, RD akan menggembleng mental skuadnya. Pelatih yang turut membawa Persipura dan Sriwijaya merengkuh gelar juara Liga Indonesia itu mengungkapkan, mental tim Orange belum matang. “Mental pemain masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kami.

Mereka kerap goyah ketika menghadapi wasit yang kurang fair. Padahal selalu diingatkan, apapun keputusan wasit harus tetap kita terima walaupun itu menyakitkan. Tapi ternyata, pemain belum bisa,” tambahnya. Selain itu, RD juga akan menyiapkan pengganti Makor. Nah, mencari pengganti Makor bukan pekerjaan gampang.

Pasalnya, Syamsul Bachri Choirudin masih dibekap cedera. Tapi, dia masih mempunyai dua pemain alternatif, yakni Toni Sucipto dan Agus Indra. Namun, RD belum dapat memastikan siapa yang akan ditunjuk. Sebab, pria yang juga anggota TNI AL itu, mempunyai alternatif lain, yaitu mendorong Erick Bayemi ke tengah. “Ya, Bayemi sebenarnya juga bisa bermain di tengah. Tapi, kami ingin lihat dulu dalam simulasi nanti, siapa yang lebih tepat menjadi pengganti Makor,” pungkasnya




Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 25 Mei 2011

Greg Ngotot Ingin Naturalisasi


Rencana pemain Persija Jakarta Greg Nwokolo untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI) ternyata tidak main-main. Pemain asal Nigeria itu menyebutkan proses naturalisasi dirinya masih terus berjalan. Rencana itu merupakan bagian dari tekadnya untuk memperkuat timnas Indonesia.

”Saya sudah bicara dengan pihak terkait, yakni BTN (Badan Tim Nasional,Red), bahwa semua urusan administrasi akan rampung,” kata Greg saat ditemui wartawan di launching sepatu baru produk League “Matrix “ di Lapangan Timnas, Senayan, kemarin sore.

Proses naturalisasi di Indonesia memang sudah menjadi tren. Setelah Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain-pemain profesional yang melakukan naturalisasi diprediksi akan terus terjadi. Namun bedanya, Greg yang meminta menjadi WNI karena cintanya dengan Indonesia.

”Saya sangat suka dengan Indonesia, kalau saya masuk timnas, tentu saya akan lebih senang,” jelas mantan pemain Persis Solo itu.

Pemain yang sudah mencetak 6 gol dan 12 umpan menjadi gol di Persija musim ini itu tentu juga sedih dengan kondisi yang terjadi di Kongres PSSI, beberapa waktu lalu. Greg berharap Indonesia tidak terkena hukuman atau sanksi.

”Sangat disayangkan apalagi kongres yang tidak memiliki keputusan itu tidak berakhir sempurna. Yang lebih menyedihkan tentu saja jika Indonesia terkena hukuman,” kata pemain yang hobi dengan musik hip-hop itu.

Sementara itu, League sebagai sponsor utama apparels Persija Jakarta selama dua musim kompetisi Indonesia Super League berturut-turut, yaitu musim 2009/10 dan 2010/11, bangga dengan keputusannya itu. Greg menggunakan produk League Matrix yang berwarna oranye senada dengan warna jersey tim Persija, yakni League Soccer, Matrix!



sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP