Rabu, 01 Februari 2012

Persija Waspadai Kekompakan Persiwa

Persija Jakarta akan menjamu Persiwa Wamena di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, 3 Februari 2012. Pelatih Persija, Iwan Setiawan meminta pasukannya agar mewaspadai permainan kolektif tim Badai Pegunungan dalam laga nanti. Menurut Iwan, sebagai tim asal Papua, Persiwa dikenal sebagai tim yang mampu bermain baik secara tim. Kolektifitas dan kekompakan tim dalam menjalankan strategi pelatih tersebut diprediksi bakal menyulitkan Persija saat bentrok dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 nanti. "Kami melihat kolektifitas permainan Persiwa cukup baik. Mereka memang banyak pemain yang tidak menonjol, tapi mereka mempu bermain baik as a team. Mereka juga pekerja keras di lapangan. Faktor itu yang harus diwaspadai," ujar Iwan pada VIVAbola, Selasa 31 Januari 2012 saat menyinggung kekuatan tim lawan. Menurut Iwan, selain kolektifitas permainan Persiwa, faktor mental juga menjadi perhatian serius untuk bisa menaklukan klub-klub asal Papua. Menurutnya, para pemain Persiwa memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi, yang dipadukan dengan kemampuan bekerja keras di lapangan. "Yang dominan dari tim-tim asal Papua adalah kepercayaan diri mereka. Mereka juga tipikal pekerja keras. Dua faktor itu yang harus kami lawan dulu. Jika kalah kepercayaan diri dan kalah kerja keras, kami akan kalah. Tapi jika kami bisa menang disitu, saya yakin kami bisa menang. Setelah itu, baru kita bicara soal taktik, siapa yang lebih unggul," jelas Iwan. Bertanding di Yogjakarta, Iwan meyakini skuad Macan Kemayoran bakal mampu meladeni permainan kolektif ala Persiwa. Menurut Iwan, dua kemenangan laga away Persija sebelumnya menjadi jaminan mereka bakal all out di laga tersebut. "Kami sudah buktikan bisa mencuri poin jika bermain di luar. Mudah-mudahan anak-anak bisa konsisten," pungkas Iwan. Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Iwan Setiawan: Julukan The Young Gun Pantas Disandang Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan mengklaim skuad Macan Kemayoran lebih pantas mendapat label The Young Gun dari Pelita Jaya. Pelatih yang berangkat dari posisi direktur teknik di Persija itu tidak sembarang ucap karena dari sepuluh pemain paling muda yang terdata di Badan Liga Indonesia (BLI) lima di antaranya berkostum oranye. "Status The Young Gun seharusnya kami sandang. Silakan Anda cek, lima dari sepuluh pemain paling muda yang beraksi di Superliga Indonesia adalah milik kami dan mereka aktif bermain," jelas Iwan beberapa waktu lalu di Jalak Harupat. "Kemampuan mereka tidak bisa dianggap remeh. Kalau boleh jujur, Persija bahkan berharap banyak pada pemain seperti Rudi Setiawan, dia salah satu pemain masa depan kami." Di saat yang sama Iwan menjelaskan Persija saat ini sedang menyusun tim untuk jangka panjang. Selain banyaknya pemain muda, skema kontrak pemain per musim sudah ditanggalkan. "Persija sedang merancang tim masa depan? Mudah-mudahan saja terwujud karena pemain kami rata-rata dikontrak selama tiga musim," tutupnya. Sumber : www.goal.com Selengkapnya...

Senin, 30 Januari 2012

Persija Akui Keunggulan Persib

Persija Jakarta mengakui keunggulan Persib Bandung yang berhasil memenangkan laga klasik pada pertemuan pertama mereka pada Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di Stadion Si Jalak harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (29/1). Pelatih Persija Iwan Setiawan menuturkan, pada pertandingan malam itu Persib memang bermain dengan bagus dan layak memenangkan pertandingan. "Meskipun kami kalah, alhamdulilah pertandingan tadi adalah pertandingan yang jujur. Selamat untuk Persib. Semoga pertandingan fairplay seperti ini bisa terus berlanjut dan mengangkat persepakbolaan nasional kita," ucapnya seusai pertandingan. Dia menjelaskan, gol penalti yang dilesakkan Persib ke gawang Persija memang murni kesalahan pemainnya. Gelandang Persija Amarzukih, menurut iwan, memang melakukan handsball. "Selain itu menurut saya pertahanan Persib memang solid. Meskipun kami juga mampu mencuri kesempatan untuk membuat peluang. Sayangnya tidak menjadi gol," katanya. Menurut pelatih Persija jakarta Iwan Setiawan, Persib menunjukkan perubahan permainan yang drastis dibandingkan pertandingan Persib sebelumnya. "Kita tahu sendiri permainan Persib saat menghadapi PSPS Pekanbaru. Kalau Persib tadi menampilkan permainan seperti itu, insya Allah kami (Persija-red) bisa menang," ucap Iwan tersenyum. Selain permainan persib yang mengalami perubahan, "Maung Bandung" sedikit diuntungkan dengan absennya dua pemain pilar Persija. Pada pertandingan malam itu, "Macan Kemayoran" tidak diperkuat Leo Saputra dan Ramdhani Lestalutu. "Ini sedikit masalah bagi kami. tanpa mereka, cukup berpengaruh terhadap daya serang kami," katanya. Namun meski begitu, dia menampik bahwa grafik permainan timnya mengalami penurunan secara drastis. Justru, menurut dia, timnya tetap tampil konsisten yakni bermain dengan hati. "Membludaknya bobotoh tidak mempengaruhi permainan kami. Ini masih hal yang wajar," katanya. Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Kamis, 26 Januari 2012

Persija Ingin Jaga Rekor di Bandung

Persija Jakarta akan bertandang ke kandang musuh bebuyutannya, Persib Bandung, Minggu, 29 Januari 2012. Dalam duel ini, Macan Kemayoran bertekad untuk melanjutkan tren positif yang selama ini mampu diraih di markas Maung Bandung. Pertandingan Persija vs Persib bakal menjadi laga terpanas pada bulan ini. Sejarah pertemuan kedua tim dan rivalitasi kedua suporter--The Jakmania dan Viking--menjadi bumbu penyedap dalam laga yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat nanti. Bagi Pelatih Persija, Iwan Setiawan, duel ini akan menjadi tantangan tersendiri. Maklum, Persija memiliki track record yang cukup baik bila bertandang ke Bandung. Meski dalam tekanan, Persija kerap memetik poin penuh di markas Maung. "Persija memiliki tradisi menang di kandang Persib. Sekarang saya di Persija. Ini yang membuat saya tertantang untuk membuktikan saya bisa melanjutkan tradisi itu," ujar Iwan Setiawan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Rabu 25 Januari 2012. Sukses meraih dua kemenangan beruntun telah membangkitkan kepercayaan diri Persija dalam menghadapi duel ini. Aroma kemenangan yang didapat dari kandang PSPS Pekanbaru dan Pelita Jaya akan coba dipelihara saat bertandang ke markas Persib. "Kondisi fisik dan emosi anak-anak juga sedang bagus. Kemenangan dua pertandingan sebelumnya menjadi modal kami menghadapi Persib," kata mantan pelatih PSMS itu. "Di samping itu, Persija dalam sejarahnya selalu menang di Bandung. Itu sebetulnya beban bagi kami. Tapi saya harap beban ini menjadi energi positif untuk mempertahankan tradisi." Sejauh ini, Persija memang masih memiliki catatan gemilang bila bertandang ke markas Persiba. Setidaknya, dari tiga musim Liga Super yang sudah dilewati, Persija sudah dua kali menang di kandang Persib. Sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang. Meski demikian Iwan tidak ingin terlena melihat catatan yang sudah ditorehkan Persija selama ini. Sebaliknya, Iwan justru waspada mengingat Persib juga tak ingin kehilangan muka di depan para pendukungnya. Persib semakin bergairah setelah di laga terakhir lawan PSPS berhasil menang dengan skor 2-1. "Persib mungkin sedang berusaha untuk bangkit. Mereka sempat kalah dua kali, lalu menang tipis. Itu yang harus diwaspadai Persija. Apalagi secara materi tim, kami tahu Persib lebih diunggulkan," kata Iwan menanggapi soal kekuatan Persib. Head to Head Tiga Musim Terakhir Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 Persib vs Persija: 2-3 Persija vs Persib : 3-0 Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 : Persib 0-0 Persija Persija 2-2 Persib Liga Super Indonesia (ISL) 2008/2009 Persija 1-2 Persib Persib 2-3 Persija Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

Selasa, 24 Januari 2012

Ultah, The Jak Santuni Anak Yatim

Beragam acara dikemas pendukung Persija, The Jakmania untuk memeriahkan ulang tahunnya yang ke-14. Selain festival musik dan bazar, The Jakmania tak lupa menggelar aksi sosial sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap sesama. Aksi ini dilakukan dengan mengunjungi Yayasan Al Barokah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu, 21 Januari 2012. Salah satunya adalah dengan mengunjungi panti asuhan Yayasan Al Barokah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dalam acara ini, The Jakmania tak lupa memberi santunan kepada 80 anak yatim. Aksi ini dipimpin oleh Ketua The Jakmania, Lariko Ranggamone. "Kami tidak hanya menggelar agenda rutin untuk memeriahkan ulangtahun, kami juga ada bakti sosial. Ini sebagai perwujudan kepedulian Jakmania terhadap sesama," ujar Lariko. Dalam aksi sosialnya, Jakmania mengaku ingin lebih perduli dengan kondisi pendidikan anak-anak yatim di Jakarta, khususnya yang berada di bawah naungan yayasan tersebut. Menurut Lariko, selain memberikan santunan uang tunai, The Jakmania juga menyumbangkan peralatan sekolah lengkap bagi mereka. "Kami ingin lebih perduli dengan kondisi pendidikan mereka. Jadi selain uang tunai, kami juga memberikan bantuan peralatan sekolah bagi mereka. Dalam ulang tahun kali ini, Jakmania ingin berbagi dengan semua," kata Lariko. Lariko menambahkan sejumlah agenda telah disiapkan untuk memeriahkan ulang tahun The Jakmania. Setelah aksi sosial, perayaan ulang tahun The Jak kemudian ditutup dengan gelaran festival musik dan bazar. Agenda tersebut dihelat Minggu 22 Januari 2012 di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Sumber : www.bolaindo.com Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP