Selasa, 21 September 2010

Panglima Cup, ujian pertama Young Tigers

Jak Online - Persija U-21 hari selasa (21/09) akan mengikuti turnamen Panglima Cup, turnamen yang diadakan untuk memperingati hari jadi TNI yang ke 65 menjadi ajang ujicoba tim Persija U-21 yang akan berlaga di ajang resmi ISL U-21. Pada turnamen ini Persija U-21 tergabung dalam Grup A yang diisi oleh PSAU A, PSAL A, PS. Bhayangkara A, PSAD A dan PSJS Jakarta Selatan, pertandingan grup ini dilangsungkan di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sedangkan Grup B diisi oleh PSAL B, PSAD B, PS. Bhayangkara B, PS. Pos Giro dan Jakarta Timur FC, dan untuk grup ini pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur. Lawan pertama Persija U-21 adalah PSJS Jakarta Selatan. PSJS saat ini berlaga di divisi 2 dan bermaterikan pemain muda yang bisa dibilang hampir setara dengan Persija U-21 dalam segi usia. Pertandingan pertama Persija U-21 akan dimulai pada pukul 13.30.

Persiapan Persija U-21 untuk turnamen ini dilakukan secara serius, dalam latihan terkhir yang dilakukan menjelang turnamen, fokus dari latihan masih tetap fisik dan penerapan taktik dan strategi bermain. Para pemain U-21 juga sangat antusias dalam mengikuti turnamen ini, bisa dibilang inilah ujicoba dengan label turnamen pertama yang mereka ikuti selama 3 bulan berlatih.

Ditanya tentang persiapan, Mukhlis, pelatih Persija U-21 mengatakan ajang ini dipakai untuk menambah jam terbang para pemain U-21 dan selain itu dipakai untuk mengukur hasil pembinaan yang sudah dilakukan oleh Persija, selama ini Persija U-21 telah melukan pemusatan latihan di lapangan banteng dan sudah berujicoba dengan tim-tim lokal seperti UMS dan Tunas serta tim-tim kuat semacam Diklat Ragunan dan PSAL.


Visi dari Persija U-21 ini menurut Mukhlis adalah pembinaan dan mencetak pemain yang berkualitas yang nantinya bisa dipakai tenaganya oleh tim senior Persija. Mukhlis menjelaskan sejauh ini Persija U-21 setidaknya telah menyumbang beberapa pemainnya ke tim senior, nama-nama pemain senior seperti Hasyim Kipuw, Lifkie dan Wirya adalah hasil dari Persija U-21 serta nama yang sempat mengikuti seleksi di tim senior seperti Ricky Effendi, Rusdi Mawalat,

Yuda Setiawan dan Bonggo Pribadi juga merupakan alumni dari Persija U-21. Beberapa alumni Persija U-21 juga banyak diminati oleh tim-tim dari luar Jakarta dan beberapa diantaranya sudah menjadi andalan dari beberapa tim seperti M. Gapura (PS. Siak) dan Rama Pratama ( Pro Titan ).

Sedangkan untuk tim angkatan sekarang ada beberapa pemain yang menonjol kemampuannya seperti Tomy, Abdul, Rendy serta Adixi, khusus Adixi ini adalah tahun ketiganya di tim Persija U-21. Jadi turnamen ini dirasa sangat pas untuk menambah jam terbang dan mengasah kemampuan pemain serta kekompakan tim yang selama ini sudah menjalani latihan kurang lebih selama 3 bulan.

Dan diharapkan juga turnamen ini bisa melatih mental para 'young tigers', setidaknya para pendukung Persija bisa memberikan dukungannya kepada 'young tigers', Tentu akan sangat membanggakan buat mereka bermain dengan dukungan pendukungnya yang terkenal sangat fanatik. ( GRY - JO )

Berikut adalah jadwal Pertandingan Persija U-21 di ajang Panglima Cup

Selasa (21/09), pukul 13.30, Stadion. Lebak Bulus – Persija U-21 vs PSJS Jakarta Selatan
Rabu (22/09), pukul 08.00, Stadion. Lebak Bulus – Persija U-21 vs PSAD A
Sabtu (25/09) pukul 13.30, Stadion. Lebak Bulus – Persija U-21 vs PSAL A
Minggu (26/09), pukul 15.45, Stadion Lebak Bulus – Persija U-21 vs Bhayangkara A
Selasa (28/09), pukul 08.00, Stadion Lebak Bulus – Persija U-21 vs PSAU A



Sumber : Jak Online
Selengkapnya...

Minggu, 29 Agustus 2010

Persija Gunakan Dua Stadion di ISL


Persija Jakarta akan menggunakan dua stadion di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2010/2011, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Lebak Bulus. SUGBK diproyeksikan untuk pertandingan akhir pekan sementara Lebak Bulus di pertengahan pekan.

“Kita menganggap home ground itu bukan stadionnya, tapi kota. Kedua stadion masih di Jakarta,” kata CEO Liga Indonesia, Joko Driyono di Jakarta, Sabtu (28/8) malam.

Liga akan melakukan penilaian terhadap stadion para peserta Liga Indonesia pada 1 hingga 5 September. Ada sejumlah klub yang bermasalah yaitu Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Persiwa Wamena, Persela Lamongan, Persibo Bojonegoro, Semen Padang dan PSPS.

Persiba dan PSM memiliki opsi pindah ke Stadion Segiri Samarinda. Persiwa menggunakan Stadion Mandala, Jayapura. Persela bisa memakai Stadion Gelora Deltra Sidoarjo atau Brawijaya Kediri. Sementara Persibo dapat memainkan laga kandang di Stadion Manahan Solo atau Brawijaya Kediri.

Semen Padang dan PSPS yang masih kesulitan. Markas SP, Stadion Haji Agus Salim, Padang, masih dalam tahap renovasi. Begitu juga dengan kandang PSPS, Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru yang dipersiapkan untuk ajang PON XVIII 2012. Stadion alternatif Kuantan Singingi ternyata dinilai tidak layak akibat akses buruk menuju stadion tersebut. “Dari kota Pekanbaru menempuh waktu 2,5 hingga 3 jam,” kata Joko.

SP akan mengajukan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang sebagai markas. Tampaknya PSPS akan melakukan hal serupa. Jika ini dikabulkan, Liga bakal kesulitan mengatur jadwal pertandingan SP dan PSPS karena akan berbagi dengan tuan rumah Sriwijaya FC. “Yang jelas jika stadion kita nilai tidak layak, klub harus mencari stadion baru alternatif yang memenuhi syarat agar bisa ikut kompetisi musim depan,” tegas Joko.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Jumat, 27 Agustus 2010

Masalah Internal Persija Diserahkan ke PSSI


Kisruh manajemen Persija Jakarta ternyata masih ada. Wacana perombakan manajemen klub utama Ibu Kota ini pun masih terbuka lebar. Pemprov DKI Jakarta siap melimpahkan sengketa manajerial kepada PSSI. Posisi Manajer Harianto Badjoeri berpotensi eliminasi.

Sekda Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengungkapkan, penyelesaian status manajemen diserahkan kepada PSSI. Keputusan ini diambil setelah muncul dua versi regulasi pengangkatan atau pemberhentian seorang manajer.

”Kami serahkan masalah ini kepada PSSI. Biar mereka yang meluruskan semuanya. Nantinya aturan mana yang berlaku akan ketahuan,” ungkap Muhayat kemarin.

Versi pertama, klaim regulasi menjelaskan, proses suksesi manajemen Persija menjadi hak gubernur atau pengelola. Namun, pernyataan lain menyebutkan pengangkatan atau pemberhentian manajer dilakukan oleh badan hukum klub atau perseroan terbatas (PT).

Perbedaan persepsi tersebut akhirnya melatarbelakangi munculnya konflik. Memakai asumsi kedua, Ketua Umum Persija Toni Tobias akhirnya menerbitkan surat keputusan (SK) nomor 177/ KPT/KU/Sekr/VIII/2010. SK itu tentang pengangkatan Effendi Anas sebagai manajer, meski akhirnya pria yang akrab disapa Effan itu memutuskan mundur.

Namun, manajemen lama Persija tetap bersikukuh lantaran berpijak pada regulasi versi pertama. SK bernomor 144.Persija.Liga. SK.XI.2006 tentang pengangkatan Badjoeri sebagai manajer dinilai tetap sah. Sebab, SK tersebut ditandatangani gubernur DKI Jakarta saat itu,Soetiyoso.

”Kami saat ini hanya mengikuti keputusan PSSI. Kalau penunjukan manajer hanya bisa dilakukan gubernur atau pengelola klub, pasti akan diikuti. Siapa pun yang duduk sebagai manajer akan didukung penuh,” lanjut Muhayat.

Status manajer tetap penting bagi Persija. Kepastian tim saat ini digantung sosok ini, karena 22 pemain dan pelatih belum sign contract. Mereka berpeluang kehilangan calon amunisi seperti Syamsul Chaeruddin yang kabarnya berlabuh bersama Sriwijaya FC (SFC).

Semua itu imbas tidak adanya jaminan pendanaan untuk putaran pertama Persija di Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Sekjen PSSI Nugraha Besoes akhirnya turun berpendapat. Menurut dia, proses suksesi manajemen klub jadi kebijakan PT.

”Kami saat ini belum bisa bersikap. Kasus ini terlalu internal. Tidak enak bila harus bilang yang sah itu siapa. Tapi, sebenarnya yang berhak menunjuk manajer itu PT,” kata Kang Nug, sapaan Besoes.

Macan Kemayoran tetap menjalani persiapan teknik meski elite manajemen memanas. Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan sudah menyiapkan empat skema untuk menghadapi ISL. Pola yang disiapkan adalah 3-5-2, 4-4-2, 4-2-3- 1, dan 4-3-3. Sedikitnya lima uji coba sudah disiapkan, termasuk menghadapi timnas Indonesia.

Mereka juga menyiapkan agenda training camp (TC) di Cilegon, Jawa Barat, mulai Senin (13/9). Agendanya untuk menyinergikan pemain berlabel timnas dengan amunisi lain.

”Program tim tetap dijalankan. Kami memang tidak terfokus pada satu atau dua skema. Banyak pola harus disiapkan guna mengantisipasi potensi yang muncul. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana pemain memahami pola yang diterapkan,” tandas RD.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 24 Agustus 2010

Persija Masih Cari Pemain Tengah


JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan mengaku timnya masih belum menemukan pemain asing yang siap mengemban tugas sebagai pemain tengah guna menajalani Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011.

Saat ini ada dua pemain asing yang berusaha menunjukkan kemampuannya dihadapan mantan pelatih Sriwijaya FC itu yaitu Oliver Macort dan Leonardo Felicia. Namun demikian dua pemain itu belum mampu memikat pelatih asal Lampung itu.

"Leonardo nggak. Untuk Macort masih kami beri kesempatan untuk ikut latihan hingga pekan depan, itu pun kalau dia mau. Kalau tidak juga gak apa-apa. Kita akan buka seleksi lagi," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Ia berharap proses perekrutan pemain pemain tidak berlarut-larut karena kompetisi ISL 2010/2011 akan dimulai 26 September nanti. Batas waktu untuk perekrutan pemain asing diharapkan tuntas pekan depan.

Untuk memenuhi kuota pemain asing terutama posisi gelandang setidaknya ada tiga pemain asing yang siap mengadu nasib di Tim Macan Kemayoran yaitu mantan pemain PSMS Medan Gustavo Chena, pemain berpaspor Brazil main di Liga Hongkong Itap Parica, dan mantan gelandang Persitara serta Persebaya John Tarkpor Songkaley.

"Ketiga pemain itu bakal memanaskan persaingan untuk merebutkan kuota pemain asing," kata asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief saat dikonfirmasi terpisah.

Persija Jakarta hingga saat ini telah mengantongi 22 pemain dan 10 pemain diantaranya adalah Bambang Pamungkas, Aliyudin, Agus Indra, Ramdani dan Roni Tri Prasnanto. Untuk sisanya adalah pemain baru bawaan dari Rahmad Darmawan.

Pemain bawaan RD sebutan Rahmad Darmawan dari Sriwijaya FC diantaranya adalah M. Nasuha, Toni Sucipto, Hendro Kartiko dan Andri Tani. Pemain baru yang memperkuat tim ibukota itu adalah salah satu ikon PSM Makassar Syamsul Chaerudin.

Untuk pemain asing Persija bakal diperkuat oleh striker Greg Nwokolo dengan kontrak Rp1,35 miliar yang sebelumnya memperkuat klub Olehanense Portugal, Precious Emuejeraye dan Julius Akosah.

Dengan formasi tim yang ada serta dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Tim Macan Kemayoran itu menargetkan mampu menjadi juara ISL 2010/2011 meski saat ini masih digoyang isu pergantian manajer dari Harianto Badjoeri ke Effendi Anas.


Sumber : www.bolaliar.com
Selengkapnya...

Senin, 16 Agustus 2010

Persija Lepas Abanda Herman


Persija Jakarta akan melakoni latihan perdana di Ragunan, Jakarta Selatan, sore ini. Latihan itu tetap dilakukan meski manajemen belum resmi mendapatkan pelatih baru setelah mendepak Benny Dolo. Kandidat kuat pelatih Persija adalah Rahmad Darmawan. Namun, mantan arsitek Sriwijaya FC itu belum menandatangani kontrak.

'Meski belum resmi mendapatkan pelatih baru, latihan harus tetap jalan,' kata Ferry Indrasjarief, asisten manajer Persija. Menurut dia, saat ini Rahmad sudah berada di Jakarta dan tinggal menandatangani kontrak.

"Saat ini kami masih harus membeberkan urusan dengan Pak Benny Dolo. Setelah urusan Pak Benny beres, penandatanganan kontrak dengan Rahmad baru dilakukan," ungkap Ferry.

Persija hanya mempertahankan sepuluh pemain lama untuk musim 2010-2011. Mereka adalah Ramdani Lestaluhu, Windu Hanggoro Putra, Hasim Kipau, Ismed Sofyan, Agus Indra, Leo Saputra, Bambang Pamungkas, Muhammad Ilham, Roni Tri, dan Aliyudin. Nah, pemain-pemain yang digaet adalah M. Nasuha, Precoius Emeuejeraye, Toni Sucipto, Andri Tani, Hendro Kartiko, Ambrizal, dan A.A. Ngurah Wahyu.

Persija juga sudah sepakat untuk mendatangkan pemain asal Hongkong Julius Akosah dan bek tengah asal Kamerun Eric Arsène Bayemi. "Bayemi kami proyeksikan mengisi posisi Abanda Herman yang kontraknya tidak kami perpanjang. Kami juga masih berburu beberapa pemain berkualitas lagi," papar Ferry.

Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP