Rabu, 23 Maret 2011

Berita Bola: Rahmat Anggap Wajar Kekalahan Persija


JEPARA - Pelatih Persija Jakarta Pusat, Rahmad Darmawan, menyatakan tuan rumah Persijap wajar menang atas tim asuhannya (4-1) pada laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Liga Super.

"Mereka mampu memanfaatkan peluang melalui serangan balik dengan baik, sedangkan tim Persija banyak peluang tetapi selalu gagal," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan kedua tim di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Selasa petang.

Menurut dia, pada babak pertama, timnya lebih banyak menguasai pertandingan melalui serangan yang bervariasi dari pemain penyerang, sayap kanan, dan kiri.

Pada babak kedua, kata mantan pelatih Sriwijaya FC Palembang tersebut, pemainnya lebih intensif dalam melakukan serangan, tetapi serangan yang dibangun sering ditepis kiper Persijap M Yasir Samsudin yang tampil bagus pada pertandingan ini.

"Saya lihat anak-anak terburu melancarkan serangan sehingga ketika tuan rumah melancarkan serangan balik beberapa pemainnya kurang siap," katanya.

Menurut dia, Persijap wajar meraih kemenangan ini karena mereka mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki dan tidak terpancing dengan serangan beruntun yang dibangun timnya.

"Sekarang ini kita fokus untuk pertandingan melawan Persipura Jayapura (31/3) dan kami berharap anak-anak bisa melupakan kekalahan ini untuk menatap pertandingan berikutnya," katanya.


Sumber : www.bolaliar.com
Selengkapnya...

Persija Gagal Pangkas Jarak dengan Persipura

Persija Jakarta gagal mendekati perolehan poin pemuncak klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), Persipura Jayapura, setelah menyerah 1-4 atas tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa (22/3).

Meski menuai kekalahan, tim besutan Rahmad Darmawan itu masih tetap di posisi runner up dengan 32 poin, terpaut lima poin dari Persipura. Sementara bagi Persijap, kemenangan kali ini setidaknya membuat motivasi mereka untuk keluar dari zona merah sedikit terangkat, meski masih di peringkat 13 dengan 17 poin.

Meski bermain di kandang lawan, Persija justru mampu memiliki beberapa peluang di awal-awal babak pertama. Sebuah tendangan keras Agu Casmir di menit kedelapan, masih di blok dengan baik kiper Persijap, M. Yasir.

Selang beberapa menit kemudian, giliran Greg Nwokolo yang membahayakan gawang Yasir untuk kali kedua. Lagi-lagi Yaisr harus jatuh bangun dan berhasil memblok sebuah sepakan dari gelandang sayap Persija, M. Ilham di menit ke-21.

Di menit ke-23, publik stadion terdiam setelah Persija mampu unggul lebih dulu melalui Agu memaksimalkan umpan Greg. Gol ini membuat Persijap langsung berupaya membalas dan sebuah peluang melalui Beto Goncalves masih sedikit melebar di sisi kanan gawang Hendro kartiko di menit ke-25. Selang tiga menit kemudian, giliran tandemnya, Gendut Doni Christiawan hampir mengoyak jala Persija jika saja tendangannya tak menerpa mistar gawang.

Pelatih Persijap, Suimin Diharja, bersorak kegirangan setelah kapten Evaldo Silva baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-30 memanfaatkan umpan Jose Sebastian. Bahkan Persijap nyaris berbalik unggul jika dua peluang Gendut di masa akhir pertandingan tak melebar dan diamankan Hendro.

Di babak kedua, permainan kedua tim masih sama silih berganti serangan. Lagi-lagi Yasir menggagalkan upaya Persija untuk mencetak gol melalui Greg dan M. Ilham dengan membloknya.

Di menit ke-61 sebuah serangan balik sukses diperagakan Persijap dengan terciptanya gol oleh Beto. Gol ini tak luput dari kegagalan Hendro yang menepis bola hasil sepakan Jose Sebastian. Bola muntah langsung disambut mantan pemain Persipura Jayapura itu sekaligus gol pertamanya musim ini sejak ia cedera dan hijrah ke Persijap.

Menit ke-67, Bambang Pamungkas membuang peluang emas seteah gagal menaklukkan Yasir yang sudah tinggal berhadapan dengannya. Usaha Persija untuk menyamakan kedudukan selalu kandas meski beberap peluang mampu diciptakan melalui Aliyudin, Samsul Bachri dan Greg di depan mulut gawang Persijap.

Justru gawang mereka kembali bobol melalui pemain pengganti Rizky Novriansyah di menit ke-82 dan satu gol lagi oleh Beto di masa akhir pertandingan yang menjadikan skor akhir 4-1 untuk kemenangan "Laskar Kalinyamat".


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Selasa, 08 Februari 2011

Persija Melawan Beban Ganda


Persija Jakarta sepertinya tidak akan mudah melumat lawan selanjutnya, Bontang FC. Bertempat di Stadion Mulawarman, Bontang, tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan melawan tim yang sedang mengalami grafik meningkat Bontang FC dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL), 10 Februari, nanti.

”Kita akan melawan tim yang punya tren baik. Motivasi mereka akan berbeda saat berjumpa dengan kami. Kita harus melawan teknis dan kepercayaan diri lawan,” jelas Rahmad Darmawan pelatih Persija kepada INDOPOS kemarin.

Ya, Bontang FC beberapa waktu lalu sukses menahan imbang Semen Padang di kandangnya. Sebelumnya, tim besutan Fachri Husaini ini sukses meraih tiga angka di dua laga kandangnya. ” Itu artinya pemain jangan sampai anggap remeh,” kata ayah dua anak itu.

Persija sudah tiba di Balikpapan kemarin siang. Ismed Sofyan dkk langsung melakoni jalan darat menuju Bontang selama empat jam. ”Kami membawa seluruh pemain ke Bontang,” kata mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Maklum, usai bermain melawan Bontang, Persija kembali melakoni lanjutan DISL melawan Persisam Samarinda, 13 Februari, di Stadion Segiri, Samarinda. "Pemain akan tampil full tim. Tidak ada akumulasi kartu kuning maupun cedera,” jelas pria yang pernah menjadi asisten pelatih Persikota itu kemarin.

Seperti diketahui, Kans Persija Jakarta untuk terus merangsek ke papan atas DISL terus terbuka. “Skema permainan akan bisa kami jalankan semuanya, karena saya banyak pilihan, semoga pemain bisa terus mempertahankan kemenangan demi kemenangan,” kata RD-sapaan akrab Rahmad Darmawan.

Rahmad mengaku dengan sudah bisa bermainnya Greg Nwokolo usai menjalani hukuman akumulasi kartu kuning serta sudah bisa merumput membuat lini depan dan tengah Persija semakin hidup. Mantan pelatih Persipura Jayapura itu akan leluasa dalam melaksanakan skema permainan dengan baik. RD mematok target mampu meraih poin penuh saat bertandang melawan Bontang.


Sumber : www.bolaindo.com
Selengkapnya...

Rabu, 26 Januari 2011

Ulasan Bola: Jamu Persijap, Dua Pilar Persija Absen


JAKARTA—Persija Jakarta dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi sepakbola Liga Super Indonesia, di stadion GBK, Jakarta, Sabtu (29/1) mendatang. Dua pilar inti, Greg Nwakolo dan Samsul Khaerudin bakal absen dalam laga itu.

Menurut asiseten pelatih, Francis Wewengkang, kedua pemain andalan Macan Kemayoran ini tidak bisa turun karena terkena akumulasi kartu kuning.

Francis yang juga mantan punggawa Persija ini mengakui absennya dua pemain ini bakal mempengaruhi permainan tim, terutama Greg. Priah yang biasa dipanggil Enal ini mengakui Greg merupakan pemain vital di dalam skuadnya. "Jujur saja, kehilangan Greg di pertandingan memang masalah besar," ujarnya seperti dikutip indopos.

Menurut Enal, Greg adalah pemain yang mahir dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan. Drible bola dan kejeliannya dalam memanfaatkan peluang di depan gawang lawan merupakan kelebihan pemain bernomor punggung 10 itu.

Kendati demikian, Enal tak terlalu risau karena pemain pelapis Persija banyak yang memiliki tipikal permainan yang mahir dalam men-dribbling bola dan piawai dalam menahan posisi bola seperti Greg.

"Dalam satu pekan latihan ini, kami akan cari siapa yang pas menempati posisi itu," jelasnya.


Sumber : www.bolailiar.com
Selengkapnya...

Selasa, 25 Januari 2011

Alan Marta Berlatih Bersama Persija

JakOnline -Ada sesuatu yang berbeda di latihan Persija Selasa sore ini, 25/1 di GOR Ciracas. Jakarta Timur dimana tampak terlihat Alan Marta, pemain jebolan SAD Indonesia Uruguay yang terlihat ikut bergabung mengikuti latihan bersama pemain – pemain Persija lainnya.
Pemain yang berposisi sebagai striker ini tampak melahap porsi latihan yang diberikan oleh Coach RD (Rahmat Darmawan Red,) dalam latihan tadi sore. Pemain yang memiliki postur kecil untuk ukuran striker ini adalah tandem Syamsir Alam di SAD Indonesia, namun dengan posturnya yang memiliki tinggi 164 Cm ini sering kali melawati beberapa pemain lawan hingga 3-4 orang.

Alan Marta juga pernah mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol sebanyak 4 kali dalam waktu 10 menit saat kualifikasi Piala Asia u16 melawan Vietnam di Stadion Lebak Bulus medio 2007 yang lalu, 4 golnya tersebut mengantarkan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia u16.

Setelah menyelesaikan latihan sore ini 25/1, Crew Jak Online berkesempatan melakukan wawancara singkat dengan Alan Marta, berikut adalah petikan wawancaranya :

JO : Bagaimana ceritanya anda bisa ikut latihan bersama Persija

Alan Marta : Coach RD menghubungi saya, dia bilang kalau memang belum ada klub bisa ikut latihan bersama kami Persija, dan saya pun merespon ajakan tersebut untuk ikut latihan bersama Persija.

JO : Mulai kapan anda latihan bersama Persija?

Alan Marta : Saya mulai ikut latihan Senin 24/1.

JO : Status anda di Persija apa saat ini?

Alan Marta : Saya masih magang, dan saya beruntung bisa menambah ilmu dan pengalaman saya bersama team besar seperti Persija, dan tentunya bisa mengambil pelajaran yang berharga dari striker senior di Persija seperti Bambang Pamungkas, dan Aliyudin. Dan kedepannya apabila di butuhkan dan di Percaya membela Persija pastinya suatu kebanggan tersendiri buat saya.

JO : Oke semoga sukses.

Alan Marta : Terimakasih, mudah – mudahan saya bisa bergabung dengan Persija, sambil berlalu menuju bis untuk kembali ke Mess.


Sumber : Jak Online
Selengkapnya...

  © Blogger template Brooklyn by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP